Terlepas dari benar-tidak-nya berita kumpul kebo Wardah, saya justru
tertarik dengan kumpul kebo itu sendiri. Bukankah itu salah satu sarana
untuk mengenal calon pasangan hidup ?

Dan jangan lupa, secara umum manusia sangat dipengaruhi oleh keinginan untuk
hidup berpasangan, sehingga ada beberapa orang yang merasa perlu untuk
mengenal lebih dekat dan tentu saja sambil menyalurkan dorongan
manusiawi-nya yang menurut prediksi saya, faktor kebebasan menyalurkan
ekspresi seksual dan kasih sayang ini merupakan salah satu pendukung
sukses-nya ekonomi negara-negara barat.

Bukankah orang yang bebas mengekspresikan hasratnya cenderung lebih
produktif, karena tentu saja dia lebih fokus pada tantangan duniawi-nya ?
Berlebihan ?

----- Original Message -----
From: �� <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, June 01, 1999 5:14 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] WARDAH HAFIDZ


| From: Abdullah Hasan <[EMAIL PROTECTED]>
| del
|
| Sudah terang isu moral ini dengan isu temuan Wardah bukan suatu
| koinsedensi. Dalam situasi hukum yang belum bisa dipercaya ini , orang
| bisa menjadi penuntut umum , pengacara, atau menjadi hakim dari suatu
| perkara. Itu lho ... Trial by the Press , Trial by the Public , dll.
| Sebagian dari kita kan sudah percaya betul bahwa isyu yang dilempar
| Wardah adalah suatu kebenaran ? Dan  mungkin dalam hati andapun
| barangkali sudah terbersit kecurigaan besar atas orang2 yang menulis
| seperti saya bukan ? Bagian dari ORBA ?
| ==============================================
|
| Bung Hasan,
|
| Menurut nalar saya yang cupet ini, apa yang dilempar oleh Wardah
| dengan UPC nya itu bukan sebuah isu. Resikonya terlalu besar bagi
| Wardah dan organisasinya kalau dia tidak memiliki bukti tentang
| kebenaran itu. Bahkan ia telah berani datang ke Kejagung dan Panwaslu
| untuk memberikan bukti-bukti itu. Jadi, dia bukan as-mu-ni.
|
| Yang refot memang perilaku bangsa ini. Bila yang ngomong bangsa
| sendiri maka orang acuh. Namun kalau kemudian hal yang sama di
| omongkan oleh orang asing maka para pejabat lalu ribut. Kasus Winter
| dan Time adalah salah dua contohnya. Nabi memang tidak dikenal
| didaerahnya Bung!
| .-
|
|
|
|
| ______________________________________________________________________
| To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
| To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
|
| TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!
|
|
|
|
|


______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!




Kirim email ke