Pada Tanggal 6/3/1999, Fery Indrawan menulis :
> Terlepas dari benar-tidak-nya berita kumpul kebo Wardah, saya justru
> tertarik dengan kumpul kebo itu sendiri. Bukankah itu salah satu sarana
> untuk mengenal calon pasangan hidup ?
Mudah-mudahan anda bertemu seorang istri yang sudah berpengalaman dalam mencari
seorang calon suami dengan mencoba keperkasaan setiap calon suaminya...
> Dan jangan lupa, secara umum manusia sangat dipengaruhi oleh keinginan untuk
> hidup berpasangan, sehingga ada beberapa orang yang merasa perlu untuk
> mengenal lebih dekat dan tentu saja sambil menyalurkan dorongan
> manusiawi-nya yang menurut prediksi saya, faktor kebebasan menyalurkan
> ekspresi seksual dan kasih sayang ini merupakan salah satu pendukung
> sukses-nya ekonomi negara-negara barat.
Oh...
> Bukankah orang yang bebas mengekspresikan hasratnya cenderung lebih
> produktif, karena tentu saja dia lebih fokus pada tantangan duniawi-nya ?
> Berlebihan ?
Saya akan marah bila melihat adik perempuan saya sedang berhubungan sex dengan
laki-laki yang bukan suaminya.. Atau bila ibu saya yang sudah janda berhubungan
sex dengan tukang kebun kami... Atau bagaimana bila anda punya anak perempuan
yang sedang mencoba mencari pasangan/calon suaminya dengan cara mencobanya
satu-persatu setiap pria perkasa se kelurahan...Atau mungkin ibu anda sendiri
dengan supir pribadinya, karena merasa cocok...
Tapi itu khan anda silahkan saja...
Wassalam,
8^)
Wawan P. Siswoyo mailto:[EMAIL PROTECTED]
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
TUNTASKAN REFORMASI: Pilih MASA DEPAN BARU di Pemilu 1999!