Bung Yap,
Terus terang saya termasuk orang yang bingung juga melihat PDR yang tiba2
jadi menyilaukan. Sangat lebih dari patut untuk dicurigai. Tapi dalam hati
bukan tidak "kagum" pula melihat kampanye "sederhana" ala PDIP. Dalam kasus
PDIP ini, matahati saya menduga beberapa orang yang punya duit tidak sayang
men-"zakat"-kan hartanya untuk tujuan idealisme-nya. Terlalu naif kalau
dikatakan itu cuma hasil patungan lima-rupiahan orang2 pendukungnya.
Harapan anda pada saya untuk meng-elaborasi kemungkinan korupsi PDR "karena
saya sedikit tahu tentang mas Adi" , sayang sekali tidak dapat saya penuhi.
Pengalaman saya dengan beliau itu sudah lewat sepuluh tahun. Pengalaman
bersama memikirkan nasib sedikit orang kecil , pengalaman melihat keringat
yang dicucurkannya buat kaum dhuafa, pengalaman bersentuhan kulit
didesa-desa , pengalaman berbuat sedikit diamana orang2 lain masih dimana ,
masih saya ingat sampai kini. Dari itu saya tidak gampang membeli berita
miring buat dia. Saya amat sinis kepada orang2 yang sok tahu yang memberikan
label " the most dangerous man " pada Adi Sasono. Tapi saya sadar pula bahwa
A.S itu sama sekali bukan malaikat.
Barangkali contoh soal reputasi Cacuk lebih mudah bagi banyak orang lain.
Reputasi Cacuk dimasa lalu adalah cukup memadai untuk menuntut kita agar
tidak "terlalu" gampangan membuat berita miring tentang
Dia.
Terakhir , Bung Yap, walaupun belum diperlukan dalam polling , saya ingin
mengaku bahwa tulisan anda di milis ini adalah salah satu favorit saya buat
dibaca.
Wassalam.
----- Original Message -----
From: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, June 04, 1999 1:15 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] PDR mengkorupsi rakyat kecil dan LSM]
Terima kasih, tetapi menurut mata hati Anda, mana sih diantara kemungkinan
itu
yang benar?
Atau mungkin ada tokoh PDR yang bersedia memberi pencerahan?
Atau seseorang berbaik hati mem-forward message itu ke PDR, karena saya
nggak
tahu addressnya.
Indah sekali kalau bung Cacuk atau mas Adi berkenan memberi pencerahan
masalah
ini. Atau bung Abdullah Hassan yang "sedikit tahu tentang mas Adi" berkenan
mengelaborasi.
Salam
"��" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Pengamatan yang bagus, namun sekarang kan lagi jaman l o g i k a k
e p u n t i r Bung!
-----Original Message-----
From: Yap C.Young <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, June 04, 1999 4:47 AM
Subject: [Kuli Tinta] PDR mengkorupsi rakyat kecil dan LSM
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!