Bung Abu,
Dalam pandangan saya, pointers Anda sangat melecehkan kemenangan PDIP. Secara
keseluruhan Anda ingin mengatakan bahwa memilih PDIP adalah langkah keliru, karena
dasarnya cuma kasihan (point 1), korban iklan (point 2), masyarakat masih bodoh (point
3) dan numpang popularitas babe (point 4).
Begitukah cara Anda merendahkan jutaan masyarakat pemilih di Indonesia ?? Kalau benar
begitu, Andalah orang yang patut dikasihani dan perlu penyembuhan segera.
Dari beberapa teman simpatisan PDI, saya dapat merangkum beberapa strong points
mengapa mereka memilih PDIP :
1. Konsolidasi PDIP yang luas dan solid selama beberapa tahun telah mampu menggalang
simpati dan keteguhan jiwa, bahkan untuk kelompok tertentu telah menjadi fanatisme.
Sehingga rudal MUI dan tokoh Islampun tak mampu menggoyahkannya.
2. PDIP dipandang sebagai alternatif yang aman, karena sifatnya sebagai reformis yang
moderat, dan mengakomodasi kalangan yang lebih luas, sehingga dianggap lebih mampu
mengatasi keterpurukan bangsa.
3. Faktor digencet, anak Soekarno dsb. tidak begitu dominan, karena semua orang sibuk
mengasihani dirinya sendiri, dan reputasi Soekarno juga nggak selamanya dipandang
positip. Kalau soal digencet, bukan jaman Orba saja, jaman reformasi-pun semua
berusaha mendiskreditkan dengan segala cara. Empati memang ada tetapi tidak dominan.
4. Perilaku pimpinan PDIP yang selalu bekerja dalam tim dan kompak dipandang lebih
memberi harapan daripada (partai) yang pimpinannya ingin menonjol sendiri.
5. Reputasi Megawati yang bebas KKN, kredibel, nggak banyak mulut, teguh pendirian dan
mampu memanage timnya yang sangat heterogen, lebih memberi harapan.
Berpikirlah positip, karena Anda tidak akan menjadi lebih tinggi dengan merendahkan
orang lain. Salah satu penyakit jiwa yang berbahaya adalah tidak suka melihat
keberhasilan orang lain.
--
On Tue, 08 Jun 1999 08:56:54 abu wrote:
>Saya ingin memprediksi tentang kenapa PDI-P sementara unggul di medan
>Pemilu 1999 koreksi bila saya salah :
>1. PDI-P selama orde baru selalu "digencet" sehingga masyarakat
>cenderung memilih PDI-P karena simpatik
>2. Iklan PDI-P banyak yang memberikan "perintah" untuk mencoblos nomor
>11
>3. Masyarakat masih belum memandang program-program serta platform
>partai tetapi lebih kepada banyaknya peserta
> kampanye di jalanan yang didominasi oleh PDI-P (Pokoke gimana
>ramenya)
>4. Figur Megawati sebagai anak bapak bangsa
>lain-lain ada yang nambahkan ?
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>PEMILU 7 Juni 1999: Pilih MASA DEPAN BARU bagi Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
Get your FREE Email at http://mailcity.lycos.com
Get your PERSONALIZED START PAGE at http://my.lycos.com
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!