Wah, capek deh kalau ngomongin tokoh yang satu ini,
kayanya bukan kelas kita deh.......:)
Salam,
bRidWaN
At 09:45 AM 6/9/99 +0700, abu wrote:
>Kalau di Jepang harusnya Haji Mohammad Andi "Gulat" Galib sudah ke alam
>kubur karena malu dengan hasil karyanya
>yang terdapat di rekening pribadi dan istrinya.
>Suap .... korupsi .... Kolusi ... pppuiiiihhh pergi sana ke alam kubur...
>Tobat ... tobat ... tobat itu yang harus dilakukan oleh mereka sebelum
>mati....
>
>GIGIH NUSANTARA wrote:
>
>> Andi M. Gulat.
>>
>> Orang satu ini mengira bahwa yang namanya instansi Kejaksaan Agung
>> adalah warisan dari embah-nya saja. Enak betul pentol-kecap ini
>> membagibagi mobil ke bawahannya, dengan mobil yang sangat mahal, tanpa
>> malu bahwa pemerintah dan rakyat banyak sedang menguras otak hanya
>> untuk bisa makan esok hari. Bahkan tanpa penjelasan yang bisa diterima,
>> baik akal atau prosedural. Toh sejauh itu, yang namanya Dep Keu juga
>> tak ada tindakan mengusut dari mana tuh duitnya.
>>
>> Pentol-kecap ini juga begitu santainya mengusut pak-ndut, padahal
>> seluruh rakyat, sebagian besar (karena ada yang masih suka, tuh, sama
>> duit pak ndut) sudah sangat marah, bahkan sudah disalurkan melalui Tap
>> MPR segala. Yang disodorkan adalah jumlah perkara-perkara lain, yang
>> bukan prioritas.
>>
>> Lebih-lebih enak saja andi-m-gulat ini menyimpan duit sumbangan untuk
>> gulat di rekeningnya. Wah, bunganya pasti sangat besar, wong yang
>> disimpen juga akeh.
>>
>> Padahal, sumbangan dari Prayogo disebut-sebut cuma 450-juta. Sementara
>> rekening pentol-kecap ini mencapai 9-miliar. Apa semua itu duit gulat
>> kabeh?
>>
>> Persoalan lalu dicoba dipindahkan ke aspek prosedural, yaitu, kenapa
>> Lippo bocorin rekening gua? Padahal, yang kini dituntut oleh rakyat
>> adalah, dari mana datangnya itu kepeng?
>>
>> Seandainya aku diminta untuk berpendapat, maka lebih baik Lippo
>> melanggar UU Perbankan untuk urusan berantas korupsi ini. Artinya aspek
>> keadilan umum harus lebih dikedepankan dibanding dengan penghormatan
>> terhadap UU. Rasanya akan jadi sulit mempercayakan urusan pembersihan
>> negeri ini kepada andi-m-gulat yang belepotan seperti ini.
>>
>> Yang lebih membuat dugaan saya bahwa instansi kejagung adalah warisan
>> emak-nya andi-m-gulat adalah enak saja pentol-kecap ini memposisikan
>> instansinya bukan sebagai jaksa-penuntut tetapi malah jadi pembela bagi
>> beberapa pihak, tetapi sudah menjadi algojo kalau itu dihadapkan ke
>> pihak lain. Ya, eksekutor !
>>
>> Ya, Allah, kembalikan dia ke jalan yang benar.
>>
>> GIGIH
>>
>> _________________________________________________________
>> Do You Yahoo!?
>> Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com
>>
>> ______________________________________________________________________
>> To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>______________________________________________________________________
>To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!