On Thu, 10 Jun 1999, Ivan wrote:
> Masyarakat Indonesia ultra-goblok?
> Saya rasa masyarakat tidak goblok. Karena itu mereka memilih partai dan
> figur yang mampu memahami dan merebut hati orang2 ultra-goblok. Partai dan
> figur pilihan orang2 ultra-goblok itu tahu persis bahwa untuk menang Pemilu
> 1999, orang2 gobloklah yang menentukan.
memang itulah permasalahannya :-)
> Partai dan figur lain? Rupanya masyarakat yang ultra-goblok itu
> berpendapat bahwa mereka terlalu goblok untuk memimpin dan mengambil hati
> orang2 ultra-goblok. Nah, kalau merebut suara orang2 goblok saja tidak bisa,
> bagaimana mau memimpin orang yang tidak goblok? Perlu diingat bahwa
> mengambil hati orang goblok bukan pekerjaan goblok.
Hehehe...asal nggak ikut-ikutan goblok atau malah jadi lebih goblok dari
orang-orang goblok itu, sehingga digoblok-goblokin ama mahasiswa :-)
> Aspirasi rakyat didominasi orang goblok? Itu harus dan mutlak di negara
> goblok ini. Pemimpin negara ini harus memasukkan sedikit unsur goblok dalam
> otak dan hatinya, agar dapat berempati pada orang2 goblok. Barulah itu ada
> gunanya untuk negara yang goblok ini. Ya negara goblok. Cuma di negara
> goblok ada jaksa goblok yang menyuruh pengusaha goblok mentransfer uang suap
> (semoga Tuhan mengampuni saya yang goblok, jika uang tersebut bukan suap) ke
> rekening pribadinya dan rekening istrinya yang goblok.
goblok TOTAL :-)
> Dan terakhir, jika nanti pilihan masyarakat super-goblok ini berhasil
> mereformasi negara goblok ini, maka anda semua yang tidak memilih partai
> pilihan orang goblok ini, akan terbukti lebih goblok dalam memilih partai
> daripada orang2 ultra goblok. Dan itu termasuk saya yang mencoblos si
> matahari, karena merasa tidak goblok.
>
Rame-rame kita jadi oposisi. ITULAH DEMOKRASI.
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!