Wah, maaf ya bung KOMKOM, tapi Anda ini sepertinya mengidap penyakit jiwa
(namanya apa tuh?) yang mana penderitanya terus-menerus curiga dan kuatir
tanpa sebab yang logis.
Gimana Anda bisa ngomong Mega nggak berani/nggak bisa debat, bisanya
monologis, nggak bisa debat dengan anak buah, dll, lha wong mega debatpun
Anda nggak pernah hadir disana menyaksikan koq.
ttk
> Bisa dibayangin mau jadi apa negara ini, kalau seorang presiden
> berdebatpun nggak berani/ nggak bisa, malah gemetaran, kalau pidato mesti
> monologis(nggak mau dikritik) dan ggak berani monologis(nggak berani di
> kritik kali), dan kalau pidatopun hanya berani di depan publik sendiri.
> Sepertinya beliau hanya berjuang demi kepentingan kelompoknya saja.
>
> Bagaimana bu Mega mau mendebat bawahannya dalam mengambil keputusan kalau
> beliau sendiri nggak bisa debat, bisa dibayanginlah kalau bu Mega itu
> akan jadi boneka mainan para bawahannya. Apakah pantas kualitas seorang
> anak bangsa begini yang akan didukkan di pucuk pimpinan negara.
>
> Andapun dapat menjawabnya !
______________________________________________________________________
To subscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!