Saya kira nggak masalah kalau memang Mas Amien bersama poros tengah-nya maju 
terus mengusulkan Gus Dur sebagai Capres. Itu baik saja.
Justru disini bakal teruji, siapa sebenarnya yang mendapat dukungan terbesar 
suara MPR, dan sekaligus kita lihat korelasi antara suara MPR dan suara 
rakyat.

Yang agak membingungkan adalah pernyataan Prof Ryas Rasyid : Pemilihan 
Capres harus diulang sampai salah satu calon mendapat suara minimal 351, 
untuk menjamin kestabilan Pemerintahan.
Angka 351 ini juga terus diulang-ulang oleh mas Amien.

Kalau capresnya lebih dari 2 mengapa angka 351 masih disakralkan juga?
Bukankah yang penting suara terbanyak, yaitu lebih banyak dibanding capres 
lainnya.

Kalau soal stabilitas Pemerintahan, kan bisa dimanajemeni melalui pembagian 
portofolio Pemerintahan antar parpol yang punya wakil di DPR, sehingga 
menjamin dukungan untuk Pemerintah di DPR lebih dari setengahnya. Itupun 
idealnya ada sebagian yang kritis, sehingga kalau kebijakan Pemerintah 
memang salah, DPR tetap mampu mengoreksinya. Bukan menjadi loyalitas 
fanatik.

Walaupun aturan demokrasi di Indonesia ini agak berbeda dengan pemahaman 
demokrasi didunia, ya sudahlah, kita kan maunya begitu.

Semua pihak sebaiknya besar hati agar urusan pergantian pemerintahan ini 
selesai dan kita dapat berharap segala krisis dapat diakhiri satu persatu.

Semoga yang terbaik yang terjadi di Indonesia.

Yap.

>From: "Mas  Kojen" <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Subject: [Kuli Tinta] Poros bingungnya Amien Rais....?
>Date: Tue, 3 Aug 1999 10:18:13 +0700
>
>Assalamu'alaikum  wr .wb
>
>Poros "bingungnya" Amien Rais mencalonkan Gus Dur sebagai Presiden
>dengan maksud menarik PKB dari PDI-P dan menyeret PPP dari Golkar.
>Apa yang diperbuat Amien ini saya kira tidak disokong oleh pengikut
>PAN dan Amienpun telah mengkhianati para pemilih PAN yang memilih
>PAN waktu pemilu. Untunglah Mattori Abdul Jalil dari PKB dan
>Sekjennya Muahaimin Iskandar tidak begitu "buta" saja untuk
>meninggalkan PDI-P yang memang telah meraih suara terbanyak dalam
>pemilu, sehingga tidak bisa dipungkiri bahwa Ibu Mega dari PDI-P
>adalah pilihan rakyat terbanyak untuk menjabat Presiden negeri ini.
>
>
>Tindakan Mattori dan Muhaimin ini adalah tindakan yang tepat dan
>saya kira juga tidak akan mengkhianati pemilih PKB sendiri. Dengan
>mendukung Ibu Mega PKB telah bertindak yang tepat pada waktu yang
>tepat dengan pilihan yang juga tepat pula.
>
>Wassalamu'alaikum wr.wb
>
>Mas Kojen
>
>
>
>______________________________________________________________________
>If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
>To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
>To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!







Kirim email ke