Terus terang, tanpa memandang isinya, aku seneng mbaca tulisan bergaya
guyon yg sering atau kadang2 muncul dalam tulisannya Sam, GIGIH, Yap, dll.
Bukan apa2, mbacanya nyantai utk melepaskan kepenatan. Meskipun
kadang ditingkahi dg senyum2 mengiyakan, atau ngedumel dlm hati (di sini
enggak ada org lain) kalo isinya ngaco atau enggak sesuai selera.
Kalo model tulisan yg serius, kayak tulisannya Bung Yap, Aswat, dll,
mbacanya sering kudu sambil mikir. Tapi setelah mikir, akhirnya jadi cerah
(mudah2 an).
btw keduanya berguna bagi gue.
Utk rekan2 lain yg namanya enggak kesebut di atas jangan marah ya, gue
yakin nama rekan2 tercakup dalam kata dll.
beDoer
On Thu, 19 Aug 1999, Cosmas Damianus Tufan wrote:
>
> aku pikir ............
> aku masih sangat yakin .........
> bagaimanapun juga ..........
> terpengaruh gaya Soeharto .....
> de el el
>
> kalau cuma bisa bilang seperti itu, ya orang lain juga bisa bilang:
> saya pikir ..... saya yakin ...... bah!
> akhirnya debat kusir, broer.
>
> Mega diplot Pak Harto ......
> ngayal mbok ya jangan keterlaluan.
> sampeyan punya bakat jadi penulis
> skenario sinetron atawa opera sabun
>
>
> -----Original Message-----
> From: Sams [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 17 Agustus 1999 18:06
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Amien - Habibie
>
> Oh ya sama kalau begitu,
>
> Kenyataannya memang begitu, aku pikir karena Megawati terlalu lugu dan
> nggak punya pengalaman memimpin, apalagi panutannya cuma satu sehingga
> akhirnya dia juga terpengaruh gaya Soeharto.
>
> Artinya juga kalau kita membandingkan Megawati - Soeharto, aku masih
> sangat yakin bahwa Megawati sengaja diplot oleh Soeharto sebagai ujung
> tombaknya pada saat menghadapi hujatan rakyatnya sendiri. Bagaimanapun
> Megawati berhutang budi pada Soeharto yang di awal kekuasaannya telah
> menolak mengadili ayahnya Soekarno padahal sudah dimandatkan oleh MPRS
> ketika itu. Dan saat ini Megawati dipergunakan sebagai kaki tangannya
> menghadapi musuh-musuh lamanya seperti kelompok-kelompok Islam dan
> menipu kekuatan-kekuatan reformis sehingga mereka percaya pada Megawati.
>
> Sama nggak ? Hahahaha ....
>
> S a m
>
>
>
______________________________________________________________________
If you want to subscribe or unsubscribe, send an empty email;
To subscribe: [EMAIL PROTECTED]
To unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!