Kalau saya sih sejak dulu sudah 'was-was' melihat Faisal
bergabung dengan PAN. Apakah dia tahu visi dan misi dari
sang Ketua Umum dengan jernih dan benar ?
Tadinya saya berpikir saya yang 'Negative Thinking',
mengingat sang Ketua dulu-nya berasal dari ICMI. Apalagi
kalau mengingat bagaimana komentar Gus Dur kala itu.
Kita lihat saja perkembangan selanjutnya, apakah dugaan
ini benar atau memang ada perubahan pada diri sang Ketua.
Salam,
bRidWaN
At 01:01 PM 8/24/99 +0700, Cosmas Damianus Tufan wrote:
>
>Diam-diam Partai Amanat Nasional (PAN) terancam perpecahan.
>Kubu Faisal Basri berhadapan dengan Kubu AM Fatwa. Hebatnya,
>tabloid AMANAT sendiri, corong resmi PAN, yang membuka
>kemelut ini. Demikian berita dari Tabloid DETAK terbaru.
>
>Melalui Dedi Ekabrata, Kepala Dept. Agraria PAN, kubu Faisal Basri
>sudah terang-terangan "menggali kapak peperangan" melawan kubu
>AM Fatwa. AM dituding sebagai sumber dr segala sumber kekisruhan
>di tubuh PAN. AM seenaknya masuk ke semua wilayah kendati sudah
>ada pembagian tugas. KAdangkala mengatas namakan Amien Rais.
>Dia punya kontribusi terhadap kecilnya peroleh suara PAN krn
>pengurus2 yg dipilihnya tidak bermutu. Sampai2 kantor DPW PAN di
>Medan dibakar dan para pengurusnya sudah saling mengancam untuk membunuh.
>AM mengatakan bahwa Faisal Basri tidak beretika, juga pernah mengatakan
>bahwa tidak tertutup kemungkinan PAN berkoalisi dg Golkar sehingga
>konstituen PAN curiga.
>
>Bagaimana suara minro mengenai Faisal Basri ? FB dituding tidak
>mendukung Poros Tengah, menuding pola untuk mengagas Poros Tengah
>tidak institusional melainkan personal. AM mengatakan gaya politik
>FB sudah tidak memakai etika. FB dicurigai sudah ada ko0mitemen
>dengan kelompok Mega. Yangjelas AMANAT benar-benar "menguliti"
>sang sekjen, Faisal Basri. Muncul surat kaleng yg isinya, AM adalah
>ular berkepala dua, membela-bela AR tetapi kompromi dengan Habibie.
>Berani sama Soeharto, tetapi takut sama Habibie dan Wiranto.
>
>Bagaimana kelanjutannya ? Kita tunggu, apakah "partai masa depan"
>ini benar2 akan pecah? Yang cukup menarik adalah salam "skandal Bank
>Bali" yang sedang ramai ini, sang Ketua Umum, Amien Rais kurang
>terdengar komentarnya. Tidak biasanya. Kok tumben, ya ?
>Apa beliau sedang sibuk mengurusi kursi presiden ?
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail
kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!