Saran saya sebaiknya anda membaca lagi instruksi
yang ada dibawah ini, atau pada waktu anda bergabung dulu.
Hanya anda sendiri yang bisa mencoret-nya.

Maaf atas terjadinya peristiwa yang kurang menyenangkan.


Salam,
bRidWaN

At 01:13 AM 8/25/99 -0700, Samin wrote:
>Sudah beberapa kali saya kirim e-mail kosong ke
>[EMAIL PROTECTED], untuk keluar dari milis kuli tinta
>yang kian nggak jelas arahnya. Herannya selalu ada respon dari pengelola
>yang meminta konfirmasi. Tapoi alamat saya tak kunjung terhapus. Bagaimana
ini?!
>
>Terus terang ketika saya diajak KJ untuk bergabung dengan milis ini, saya
>terima dengan antusias dan berharap banyak. Tapi kini saya melihat tak ada
>gunanya lagi. Sebagai wartawan, saya merasa milis ini bukan wadah yang
>tepat. Sebab isinya tak lagi menambah wawasan saya dan lebih banyakl jadi
>perdebatan mubasir yang tak bermutu.
>
>Jadi, sekali lagi: MOHON NAMA SAYA DICORET!!!!!!!!!!!!!!!!!!
>
>
>Ruhoro
>
>============
>
> 
>
>At 03:42 PM 8/24/99 -0700, you wrote:
>>Assalamu'alaikum, ww & Salam Sejahtera,
>>
>>Bagi seorang novelis, mungkin kejadian-kejadian di Indonesia dapat menjadi
>>sumber ilham nomor wahid, untuk membuat cerita yang bertema : penipuan,
>>pemerasan, penderitaan, ketidakadilan, munafik, perjuangan, pemberontakan,
>>dan intrik-intrik yang lain.....
>>peristiwa demi peristiwa, mengalir dengan cepat seperti slide yang berebutan
>>untuk sampai di depan proyektor,  membuat sang novelis tak sempat menarik
>>napas karena banyaknya bahan yang akan dibuat cerita. semua cerita tsb
>>cirinya sama, mengajak pembacanya untuk berpikir dan menyelesaikannya....
>>karena memang di akhir setiap cerita...cerita menjadi mengambang dan
>>digantung....tidak diselesaikan!
>>
>>cerita tentang ambon, sambas, Batam, Ketapang, semang(g)i, Aceh.........
>>merupakan cerita-cerita yang menarik..... penuh intrik ..tapi itu
>>tadi......tidak ada penyelesaiannya.
>>
>>Semua cerita-cerita ini dan yang lain, membuat kita menjadi jenuh dengan
>>segunung tanda tanya.
>>Apakah kondisi ini memang tercipta karena dinamika perubahan yang menerpa
>>Indonesia, ataukah memang ada sutradara yang ingin menandingi Steven
>>Spelburg(?) dengan menyusun skenario demi skenario...sampai kita semua jenuh
>>dan bosan, yang nantinya, akan membuat kita menerima skenario yang
>>sebenarnya, yang telah disiapkan dengan matang....???
>>
>>Memang Indonesia ladang menarik untuk membuat film tentang intrik-intrik
>>busuk suatu golongan yang ingin berkuasa.
>>
>>Jenuh...
>>sampai hati ini bertanya : apakah memang diciptakan pulau sumatera, jawa,
>>kalimanta, sulawesih, maluku dan 14700 pulau yang lain untuk tunduk didalam
>>satu nama Indonesia,  walaupun harus mengorbankan kemerdekaan setiap
>>orang???
>>
>>
>>semoga tulisan ini, mengencerkan dan mengalirkan kejenuhan yang bertumpuk
>>dibalik tempurung kepala saya.....dan berbagi dengan anda....
>>
>>tolong bantu saya menghilangkan jenuh ini....
>>
>>
>>White Crow
>>
>>
>>_________________________________________________________________
>>Anda  jangan terlepas berita hangat setiap  hari di
>>http://indomailling.virtualave.net
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>______________________________________________________________________
>>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan
>mengirim e-mail kosong ke alamat;
>>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>>
>>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
>______________________________________________________________________
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan
mengirim e-mail kosong ke alamat;
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke