Ahh, yang begini mah enteng. Tinggal dibolak-balik saja.
Mau dibaca, silahkan. Mau didelete silahkan juga.
Ayo ngamuk ala Banteng gemuk !
-----------------------
Sejuta Bukti Megawati didukung Klik Cendana dan Cina
Beberapa kali Megawati dan konco-konconya berusaha menangkal issue bahwa
Megawati didukung antek-antek Cendana dalam upayanya merebut dukungan
supaya bisa jadi Presiden. Ini ada bukti-bukti yang
(barangkali) tak terbantahkan bahwa Megawati itu memang klik-nya
Soeharto anda His Gang :
- Bekerjasama dengan Mathori Abdul Gudel sebagai bagian klaimnya bahwa
dia juga didukung massa Islam. Suatu hal yang jelas-jelas absurd.
Kelompok begini ini jelas mengingatkan kita masa Soekarno berkuasa. Ada
PNI Asu disitu, ada NU aneh dan yang jelas ada PKI. Sedangkan PSI dan
Masyumi meringkuk dalam tahanan rezim. Nah, mungkin PKI-nya nanti
diganti sama TNI. Oh ya plus PKP-nya Edi Sudrdjat juga tuh. Wah, sayap
kiri campur kanan nih.
- Di lingkaran tersebut bergabung sejumlah politikus alumni University
HMS. Mulai dari Sabam Sirait (anggota Fraksi PDI dan mantan Sekjen PDI
puluhan tahun), Soetardjo Soerjogoeritno (bekas Ketua DPD PDI Yogyakarta
yang suka menggelapkan uang bantuan Pemda DIY), Jacob Tobing (Ketua
Departemen Pemenangan Pemilu licik Golkar selama 20 tahun), Theo Syafei
(pembantai rakyat nomor satu di Timor-timur dan penghujat Islam nomor
wahid), Arifin Panigoro (salah satu koruptor besar anggota Gang
Ginandjar yang disuruh mengungsi ke kandang Banteng gemuk), Edi
Sudradjat (rasanya masih jadi militer tulen waktu pembantaian Priok,
Lampung serta Aceh terjadi), Try Sutrisno (tangannya berlumuran darah
syuhada Priok), Matori (tukang pecat Sri Bintang dan orang yang masih
kedengaran suaranya waktu berkoar-koar mencalonkan Pak Harto waktu jadi
Sekjen PPP pada 1992-1993), LB Moerdani (salah satu Godfather Megawati
yang paling dihormati),
Nah, masakan Megawati picek sampai buta mata-nya tidak mampu melihat
hal ini?
- Mochtar Buchori (salut untuk beliau, dia memang reformis sejati!)
yang mulai sadar dikibulin Mrs Megawati pelan-pelan tampak mulai
melepaskan diri dari PDI Preman. Dan sebagai bagian dari niat baiknya
dia lantas mensuply data-data pada CBC pimpinan Ahmad Danuri tentang
perilaku politik uang ala PDIP dengan Lippo dan BRI. (Jangan lupa
penasehat CBC itu Amien Rais lho ya, hehehe). Soal pengumuman agar
jangan seperti menfitnah seperti kebiasaan Kwik Kian Gie, maka sabar
sajalah. Datanya lengkap kok. Uniknya, ada pula sumbangan beberapa juta
dollar dari Dubes Israel untuk Singapura lewat Taufik Kiemas. Ehem.
- Koh Christianto Wibisono rupanya mencium gelagat bahwa makin banyak
orang curiga terhadap dirinya sebagai mata-matanya Megawati di PAN.
Akhirnya dia memutuskan untuk non aktif dari PAN, dan memutuskan berlaku
sebagai analis politik (seolah-olah) independen yang tidak terikat pada
satu partai. Tugas dia sudah selesai yaitu menggembosi PAN dari dalam.
Dan kini dia sedang lirak-lirik dengan Kwik Kian Gie, ancang-ancang mau
meloncat ke PDIP. Rupanya Kok Christianto Wibisono mengincar kursi Ketua
BPS.
- Saat Amien dan para mahasiswa menumbangkan Meneer Soeharto, Megawati
ada dimana ya ? Setelah diselidik oh ternyata bobok siang di rumah
seusai nonton film India di SCTV. Aduhai Megawati, kenapa engkau begitu.
Bahkan ketika Amien dan kawan-kawan begitu menggebu-gebu sambil mencaci
maki Soeharto bahkan sampai keluar kata-kata FIRAUN Jawa dari mantan
Ketua Muhammadiyah ini, Megawati malah ngomong agar Soeharto jangan
dihujat dan dibuka kesalahannya. Ooooo, dasar wewe gombel nggak tahu
diri. Rupanya masih merasa berhutang budi atas perlakuan Soeharto pada
bapaknya dulu itu.
- Seperti pernah netters lainnya disini, kentara sekali bahwa Megawati
itu cuma boneka cantik dari India bagi PDIP. Boleh dipandang tak boleh
didengarkan. Kata Megawati : Jangan berantem karena kita partai anti
kekerasan. Pengikutnya mengangguk-angguk lantas menghunus golok
mengejar-ngejar orang Golkar di jalanan sambil merobek-robek rok anak
gadis orang di Posko-nya. Kata Megawati : Kita adalah nasionalis
religius. Pengikutnya mengiyakan dan lantas menstarter sepeda motor,
menggeber-gebernya pada saat kaum muslimin sedang sholat Jum'at di
Masjid, mirip bener dengan kelakukan PKI.
- Dalam kasus Bank Lippo dan belakangan Bank BRI yang jelas-jelas
melibatkan pengusaha Arifin Panigoro yang sebetulnya sangat transparan
karena juga sudah ada yang masuk pengadilan, Megawati ternyata diam
seribu bahasa - bahkan mencela upaya itu untuk memojokkan PDIP. Bahkan
mendesak minta data-data yang kongkrit. Sabar-sabar ! Nanti juga
diungkapkan oleh pihak CBC kok.
- Mengapa Prajoto lebih 'sudi' meminta perlindungan dari PDI-P dan PKB
daripada PAN? Kenapa hayoooo...??? Jawabannya gampang : Soalnya sesama
preman harus saling mendahului. Dikirain Prajoto itu bersih sepenuhnya
apa ? Waktu praktek jadi pengacara, berapa uang buruh dia makan habis
dan kasusnya tetap kalah di pengadilan ? Ada pepatah Amerika : Aku lebih
suka membunuh 10 pengacara daripada 1 ekor anjing. Nah lho. Apa mau
dikata ! Artinya, omongan pengacara nggak pantes dipercaya.
- Mengapa pula Marzuki Darusman yang 'suci' di Golkar lebih senang
bergaul dengan PDI-P daripada PAN?
Marzuki Darusman suci ? Huahahaha. Lha, yang menyuruh pecat sana pecat
sini itu siapa ? Yang memimpin TGPF dengan rekomendasinya yang sama
sekali absurd itu siapa ? Marzuki kok 'suci'. Kalau nyuci baru bener.
Nyuci duit di Singapura alias Money Laundering.
Semoga Amien benar-benar jujur dalam menegakkan demokrasi dan reformasi
di Indonesia. Amien. Dan semoga Megawati mengukur dirinya apakah
benar-benar pantes jadi Presiden dan bukan sekadar demi ambisi pribadi
atau ambisi kelompok tertentu yang sedang mengincar bumi Indonesia untuk
dijadikan protektoratnya.
SEMOGA...
Untuk Megawati dan penggemar fanatik Megawati dan PDIP, ini adalah
masukan dari saya. Tak perlu marah dan ngotot...
SALAM DEMOKRASI DAN REFORMASI,
SAM
-----
Martin Manurung wrote:
>
> Ini buat dibaca-baca saja.....;-)
>
> [INDONESIA-L] IM - Sejuta Bukti Amien Dukung Habibie
>
> Sejuta Bukti Amien dukung Habibie
>
> Beberapa kali Amien Rais dan konco-konconya berusaha menangkal issue bahwa
> Amien Rais mendukung Habibie for presiden. Ini ada bukti-bukti yang
> (barangkali) tak terbantahkan bahwa Amien Rais itu memang klik-nya
> Habibie:
>
> - Bekerjasama dengan Hamzah Haz dalam Poros Tengah - yang dengan PPP-nya
> terang- terangan mendukung majikannya, Herr von Habibie. Saya lihat di AP
> on-line kemarin, Pemuda Islam dengan membawa-bawa gambar Ka'bah simbol PPP
> dan membawa spanduk bertuliskan mendukung Habibie sebagai Capres. Si AM
> Saefuddin juga jelas terang-terangan mendukung von Habibie.
>
> - Di Poros Tengah juga bergabung PBB, dimana salah seorang ketua-nya
> adalah klik Prabowo. Masak Amien sampai buta mata-nya tidak mampu melihat
> hal ini?
>
> - Faisal Basri (salut untuk bung Faisal, dia memang demokrat sejati!) yang
> mulai sadar dikibulin Mr. AR tampak mulai melepaskan diri dari PAN.
>
> - Koh Christianto Wibisono juga mencium gelagat mencurigakan Mas Amien,
> sehingga memutuskan untuk non aktif dari PAN, dan memutuskan berlaku
> sebagai analis politik independen yang tidak terikat pada satu partai.
> (Saya baca tulisan Koh Chris di SP On Line).
>
> - Saat menumbangkan Meneer Soeharto, Amien begitu menggebu-gebu sambil
> mencaci maki. Bahkan kata-kata FIRAUN Jawa sampai keluar dari mulut mantan
> Ketua salah satu Ormas terbesar ini. Namun lihat, dalam kasus-kasus
> Habibie yang jelas- jelas nyata ini Mas Amien tidak pernah berkomentar,
> selain "Kita lihat dalam 3 bulan ini" atau "Good Bye Mr. Habibie" dsb.
> yang berkesan retorikal.
>
> - Seperti pernah diungkapkan LION, dulu saat masih meladeni 'boss" nya di
> ICMI, Amien pernah menjilat Habi dengan perkataan, "Pak Habibie adalah
> calon pemimpin masa depan".
>
> - Dalam kasus Bank Bali yang sangat transparant akan keterlibatan Habibie
> (at least team sukses Habibie), AR sama sekali diam seribu bahasa - bahkan
> mencela PDI-P sebagai mempolitisir kasus BB. Lah memang kasusnya politik,
> bagaimana mau diplotisir lagi sih, MIEN...?
>
> - Mengapa Prajoto lebih 'sudi' meminta perlindungan dari PDI-P dan PKB
> daripada PAN? Kenapa hayoooo...???
>
> - Mengapa pula Marzuki Darusman yang 'suci' di Golkar lebih senang bergaul
> dengan PDI-P daripada PAN?
>
> Semoga Amien benar-benar jujur dalam menegakkan demokrasi dan reformasi
> diIndonesia, bukan sekadar demi ambisi pribadi atau ambisi seseorang...
> SEMOGA...
>
> Untuk Pak Amien dan penggemar fanatik Amien Rais dan PAN, ini adalah
> masukkan dari saya. Tak perlu marah dan ngotot...
>
> SALAM DEMOKRASI DAN REFORMASI,
>
> IM
>
> ----- End of forwarded message (env-from MAILER-DAEMON) -----
>
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!