Siapa mereka? Begitu terang benderang: EGP, Otoritas Moneter, Tim Sukses
Habibie, dan bahkan Sang Napoleon sendiri, yang konon telah mengirimkan
memo kepada Menkeu. RR? Siapa itu RR? Siapa korbannya, dalam permainan
secanggih ini, sama sekali tidak penting. Tidak ada RR dan BB, kan masih
ada Indra Widjaja dan BII. Atau, siapa sajalah bisa jadi korban "keganasan"
mereka ....
Menurut saya, Bung Dave, Anda dan teman-teman masih boleh bangga punya
mantan boss semacam RR, seorang bankir sejati yang penuh dedikasi dan
integritas.
Salam,
totot indrarto
===========================================
Wuaduh bung Totot, terima kasih sekali atas tanggapan anda ini, banyak lho
teman-teman sekantor saya yang bertanya-tanya tentang anda, dan memuji
sikap anda, karena selama ini kebanyakan dari kami mendapat sindiran yang
macam-macam tentang kasus ini, walaupun itu semua tidak mengganggu kinerja
perusahaan, kita masih tetap setia melayani nasabah dan para nasabah juga
tidak terganggu sedikit pun dengan kasus ini, ini yang bisa saya pastikan
kepada anda-anda semua, sorry kalau terkesan sedikit promosi...
Bung Totot, dan rekan-rekan netter yang lainnya, kita semua dan termasuk
kami di BB juga tahu bahwa hal ini semua ada semacam konspirasi politik,
dan terakhir sampai-sampai bung Adnan Buyung menarik diri dari pengacara
pak RR, kabar burungnya beliau takut kalau sampai mendampingi pak RR ke DPR
nanti tanggal 09 September 1999, semua sangkut paut pemerintahan Habibie
akan terbongkar lebih parah lagi sehingga daripada mati kutu, lebih baik
mundur dulu, itu informasi yang saya dapat dari teman-teman BB di kantor
pusat, benar tidaknya saya tidak tahu.
Sedangkan untuk tingkat Kepolisian, saya sudah menduga bahwa pihak
Kepolisian masih perlu menyekolah lagi anggota-anggotanya ke luar negeri
untuk mengurusi masalah penjahat-penjahat berdasi ini, semua kasus yang
dibangun oleh Polri semuanya gagal total, bahkan ujung-ujungnya hilang
enggak berbekas, sudah banyak contoh kasusnya, padahal menurut hemat saya,
kasus ini harus dipisahkan antara muatan politis dan kriminal, dan harus
diluruskan terlebih dahulu yang masalah kriminalnya, baru dari situ
dikembangkan ke muatan politisnya, bila itu memang ada politisnya, ini
belum lagi selesai pengusutan masalah kriminalnya, orang-orang sudah ribut
duluan bahwa ini semua ada hubungannya dengan para politisi, yang memang
kita semua tahu bahwa itu jelas-jelas terjadi, tapi justru itu yang
menambah kebingungan orang banyak, yang parahnya lagi, mereka jadi bingung
sudah sampai dimana kasus ini berkembang, semuanya terkesan lambat, mungkin
inilah yang menyebabkan bank dunia mengeluarkan ancamannya, dan saya yakin
bila ini tidak diselesaikan oleh pemerintah Indonesia dengan baik, dan
ancaman bank dunia jadi dilaksanakan tidak tertutup kemungkinan bahwa
Indonesia akan mengalami krisis ekonomi tingkat II, yang mungkin akan lebih
memperparah keadaan ekonomi kita, bahkan mungkin langsung menempatkan
Indonesia ke posisi negara termiskin di dunia no....
Ini merupakan tantangan buat pemerintahan Habibie atau mungkin juga
pemerintahan sesudah Habibie untuk menyelesaikan masalah ini secara jelas
dan transparan.
Jika boleh menarik kesimpulan opini dari sebagian rekan-rekan netter
kuli-tinta, secara umum dapat saya katakan, bahwa rekan-rekan juga menaruh
simpati yang cukup mendasar kepada pak RR yang nyata-nyata menjadi korban
dari semua permainan orang-orang kuasa di negeri ini.
Tapi ini baru kesimpulan awal saja, sebelumnya saya mohon maaf apabila
terkesan melindungi pak RR selaku mantan pimpinan saya, tapi mungkin itu
sedikit rasa loyalitas saya selaku karyawan BB, terlepas beliau bersalah
atau tidak.
regards..
= dave =
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!