Untuk harga diri Bangsa Indonesia dan kemanusiaan, apapun agamanya. Saya adalah seorang Indonesia, bangsa Indonesia, yang beragama Kristen. Saya memprotes keras bila berita yang disampaikan saudara Natalia Murad ini benar adanya. Apa yang disampaikan oleh Pers barat bahwa terjadi "pembantaian umat Kristen oleh umat Islam", menurut saya, tidak benar dan cenderung mengadu domba. Karena itu, saya memprotes keras dan menuntut agar pers barat dapat meliput berita apa adanya, tanpa "membumbu-bumbui" suatu peristiwa untuk suatu tujuan tertentu. Yang terjadi di Indonesia, menurut saya, bukanlah pembantaian ataupun kekerasan atas nama agama. Yang terjadi di Indonesia, baik di Aceh, Tanjung Priok, Timor Timur, Irian Jaya, Peristiwa 27 Juli 1996, Kasus HKBP dan ragam tindak kekerasan lainnya, adalah kekerasan negara yang merepresi setiap aspirasi yang berbeda dari penguasa. Kalaupun, isu agama mencuat, hal itu adalah semata-mata bikinan dari rejim penguasa untuk mempertajam konflik horizontal sehingga masyarakat tidak mendapat kesempatan untuk mengkritisi penguasa (konflik vertikal). Karena itu, terhadap aksi-aksi kekerasan di Aceh, Tanjung Priok, Timor Timur, Irian Jaya, Peristiwa 27 Juli 1996, Kasus HKBP, haruslah dituntut dengan tegas tanggung jawab dari penguasa rejim Soeharto dan ABRI (yang kini disebut TNI). Agar pers Barat memahami kondisi Indonesia yang sangat plural. Karena itu, membuat suatu opini yang keliru dan tidak berdasarkan fakta perihal perbedaan suku, agama dan ras, akan sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kondisi yang lebih buruk lagi. Demikian disampaikan, kepada rekan-rekan yang memiliki akses ke pihak-pihak yang bersangkutan, mohon bantuannya untuk menyampaikan pesan ini. Juga kepada rekan-rekan anggota mailing list yang diperuntukkan untuk saudara-saudara terkasih Ummat Islam, mohon bantuannya untuk diforwardkan ke mailing list tersebut. Terimakasih. Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin> Koordinator Solidaritas Mahasiswa Kristen untuk Reformasi Indonesia Presidium Forum Mahasiswa untuk Kerukunan Umat Beragama. Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia _________________________________________________ E-mail: [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED] Visit http://come.to/forma-kub -----Original Message----- From: Natalia Murad <[EMAIL PROTECTED]> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> Date: 12 September 1999 19:41 Subject: [Kuli Tinta] [KMNU-List] [pk-timur] [is-lam] Tulis surat ke NEWS CENTER! >FWD: >Assalamu'alaikum wr.wb, >Rekan-rekan di Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama yang sedang studi >di luar, kami butuh dukungan rekan-rekan di sana untuk ikut membantu >membantah tuduhan-tuduhan oleh media Barat terhadap Indonesia >dan sekarang telah menyerempet ke masalah hubungan Islam-Katholik. >Mungkin rekan-rekan di Kairo bisa bantu publikasi di sana agar >public opini terhadap Indonesia di sana tidak terkontaminasi >oleh public opini yang dibangun Barat seperti kutipan berita berikut ini. > >Tuduhan muslim Indonesia membantai rohaniwan Katholik sungguh >menyakitkan hati. Bukankah yang membantai mereka adalah para >milisi (yang beragama Katholik) yang didukung TNI? Semoga KWI >bisa menjaga sikap sehingga masalah bangsa ini tidak semakin kusut. > >wassalam, >-hutri- >u/ harga diri muslim Indonesia >---------- Forwarded message ---------- >Date: Fri, 10 Sep 1999 16:33:42 +0800 >From: [EMAIL PROTECTED] >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] >To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED] >Subject: [pk-timur] Tulis surat ke NEWS CENTER! > >Just FOC, not Provocative stuff. >"Check Re-Check" <[EMAIL PROTECTED]> on 09/10/99 03:37:29 PM > >Assalamu'alaikum wr.wb., > >Di FOX News jam 10:00 PM tadi ada berita tentang Indonesia (East >Timor) dan situasi yang digambarkan sepertinya ditujukan untuk >membentuk public opini bahwa yang terjadi di East Timor adalah seperti >yang terjadi di Bosnia, Kosovo, dll. di mana kaum Kristiani dibantai >oleh Indonesian Muslims. Di berita tersebut digambarkan para biarawati >dan pastur2 yang tengah berdoa dicekam ketakutan. Berita di salah satu >koran lokal di sini menggambarkan kebrutalan pembantaian yang terjadi >di East Timor dengan tidak lupa menaruh kata2 "Muslims", "Islam", >"Church", "slaughter", "demolished", etc seakan2 Muslims Indonesia >menghancurkan gereja2 dan membantai orang2 Katholik di sana. >Padahal yang saling bunuh di sana sama2 Katholik. Begitu juga soal >ethnic cleansing yang disamakan dengan Nazi (!) terhadap Yahudi. >Padahal mereka mengungsi ke daerah satu etnis (Timor Barat) >yang agamanya juga mayoritas Katholik. > >Bagi mereka yang bisa menulis dalam bahasa Inggris yang bagus, anda >bisa menulis surat permintaan pelurusan berita yang ditujukan kepada >CAIR (Committe American Islamic Relation) dan AMC (American Muslim >Council) di: >[EMAIL PROTECTED] (homepage: www.cair.com) >[EMAIL PROTECTED] (homepage: www.amconline.org) >agar mereka bisa membuat laporan resmi untuk disampaikan ke seluruh >pusat berita (CNN, ABC, NBC, CBS, etc) di USA dalam memberitakan >situasi yang sebenarnya di tanah air (Ambon, Aceh, dan East Timor). > >Kepada mereka yang tahu pusat2 Islam di lain negara seperti di UK, >Europian countries, Australia, agar mengirimkan berita yang benar >pula ke mereka untuk menyampaikannya ke pusat2 berita pula di sana. >Umumnya Western world yang punya banyak interest kepada masalah >Muslims di Indonesia, karena mungkin mereka ingin memecahbelah >Indonesia yang mayoritas Muslims (=negara muslim terbesar di dunia) >menjadi negara2 kecil setelah East Timor memisahkan diri. > >Seorang rekan di London mengatakan, salah satu koran lokal mendadak >saja mengungkit soal penindasan bangsa Papua oleh Indonesia (Jawa?) >Bisa2 ini dipelintir juga menjadi penindasan orang Kristen oleh kaum >muslimin. Na'udzubillah min dzalik! Jika Irian merdeka, siapa yang untung? >Para kapitalis pemilik modal dan bukannya orang Irian. > >At least, inilah usaha yang kita bisa lakukan sekarang dalam situasi >saat ini. Mudah2an usaha kita tidak sia2 di hadapan Allah SWT. > >Wassalamu'alaikum wr.wb. > >Muslim di Ambon dan Aceh menderita. Berikan bantuan anda lewat: >DDII (Telp: 390 2933, 390 9120, Fax: 3928375) >Rek. No.: 301.00072.15 Bank Muamalat Kantor Kas Masjid Al Furqan >Jl. Kramat Raya No. 45 Jakarta >Rekening Pos Keadilan Peduli Ummat >Tahapan BCA Cabang Ambon Rekening a.n. Muhamad Kasuba,MA No. 0440-190456 ______________________________________________________________________ Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
