Kalau buat si Wisnu yang asal ngomong itu, kalau ada orang Kristen yang
brengsek itu pasti karena dia orang Kristen. Tapi, kalau ternyata orang yang
brengsek itu agamanya Islam, itu berarti Islamnya cuman di KTP. Obyektif
sekali ya? Gile deh.., pakai dong *****
Mengenai tuduhannya pada forkot, dll..., Gue disuruh ngitung...? lha sing
curiga iku sopo toh..? Yang curiga itu kan sampeyan...!!! Kalau kamu belajar
metodologi penelitian, sampeyan yang harus ngitung, karena sampeyan yang
punya hipotesis. Mikir dong kalau mau ngomong. Kalau punya hipotesis
(dugaan, kecurigaan, dll..) lakukan dulu empirical studies, baru bisa
memberikan penilaian. Ini, malah suruh orang lain yang ngitung.... wah,
payah deh.. orang BPPT kok nggak ngerti sih? Baguslah "Si Botak" AS Hikam
yang anda cela tempo hari itu jadi Menristek, nanti saya akan bilang ke dia
supaya BPPT itu direformasi.
Lama-lama sebel juga...
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
____________________________________________
[EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
"Love your enemies, do good to those who hate you"
-----Original Message-----
From: Ananta <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 26 Oktober 1999 18:56
Subject: Re: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
>Sabam Sirait, Aberson, Alex Litaay, Jacob Tobing, Theo Sjafei..... KTP
boleh
>Kristen bung. Kelakuan? Rasanya kelakuan orang Kristen tidak begitu.
>
>Pesen saya buat Bung WAM yang budiman, jangan pernah menilai orang
>berdasarkan latar belakang agamanya.
>
>Salam,
>Ananta
>
>
>-----Original Message-----
>From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>Date: 27 Oktober 1999 0:09
>Subject: Re: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
>
>
>>On Tue, 26 Oct 1999, Martin Manurung wrote:
>>
>>> Kalau begitu saya yakin dan percaya, anda salah. Silakan datang ke
Forkot
>>> dll yang anda sebut itu dan hitung, berapa yang beragama Islam dan non
>>> Islam. Silakan hitung sendiri. Atau tanya saja ke IAIN Syarif
>Hidayatullah
>>> Jakarta yang banyak mahasiswanya anggota forum-forum yang anda sebut
itu.
>>> Silakan, buktikan sendiri. Jangan asal bicara. Sebab, bicara tanpa
>empirical
>>> studies itu, tidak layak disebut intelektual dan obyektif.
>>
>>Anda saja yang menghitung dan melaporkan ke kita. Anda toh ikut mereka.
>>Sedang saya tidak. Bisa dilempari Molotov nanti kalau saya datang ke situ.
>>KTP boleh Islam bung. Kelakuan? Rasanya kelakuan orang Islam tidak begitu.
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!