On Tue, 26 Oct 1999, Installasi Design wrote:

> Alaaah... nggak usah sok intelektual dan sok obyektif segala, siapa yang
> nggak tahu sih, semua itu cuma kaki tangan dari ORDO JESUIT, otak dari
> semua rekayasa itu, mereka kan cuman pelaksana lapangan, decission makernya
> siapa ??? nggak usah kura-kura dalam perahu lah..

WAM:
Anak2 STT (Sekolah Tinggi Theologia) masuk Forkot enggak?
Mereka paling getol menyuarakan _ganyang Habibie_.
 
> ----------
> > From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
> > Date: 26 Oktober 1999 9:20
> > 
> > Kalau begitu saya yakin dan percaya, anda salah. Silakan datang ke Forkot
> > dll yang anda sebut itu dan hitung, berapa yang beragama Islam dan non
> > Islam. Silakan hitung sendiri. Atau tanya saja ke IAIN Syarif
> Hidayatullah
> > Jakarta yang banyak mahasiswanya anggota forum-forum yang anda sebut itu.
> > Silakan, buktikan sendiri. Jangan asal bicara. Sebab, bicara tanpa
> empirical
> > studies itu, tidak layak disebut intelektual dan obyektif.
> > 
> > Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> > ____________________________________________
> > [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > "Love your enemies, do good to those who hate you"
> > 
> > -----Original Message-----
> > From: Installasi Design <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> > Date: 26 Oktober 1999 8:30
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
> > 
> > 
> > >maksudnya:
> > >FORKOT, FORBES,KONBES,FKSMJ,KBUI dan UNIKA ATMAJAYA markasnya.
> > >Buktinya mahasiswa yang mati kemarin kalau nggak salah namanya YAP ....
> > >saya juga berani bilang mereka A-DEMOKRASI, banyak kok yang bilang gitu.
> > >----------
> > >> From: Martin Manurung <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> To: [EMAIL PROTECTED]
> > >> Subject: Re: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
> > >> Date: 25 Oktober 1999 23:37
> > >>
> > >> >WAM:
> > >> >Berapa orang yang berani bicara bahwa tindakan segelintir mahasiswa
> > >> >(kebanyakan non-muslim dan PT gurem) itu bertentangan dengan
> demokrasi?
> > >> >Saya termasuk sedikit orang (maaf, kebanyakan adalah warga Muslim,
> > >> >sementara warga non-Islam yang tadinya lantang berteriak soal
> demokrasi
> > >> >sekarang diam semua) yang berani bilang tindakan mahasiswa itu
> > >> >a-demokratis.
> > >>
> > >>
> > >> Martin:
> > >> Saya yakin si WAM ini memang asal bunyi. "segelintir" mahasiswa mana
> yang
> > >> anda bilang "kebanyakan" non muslim. Mengapa anda senang sekali
> memakai
> > >> sentimen agama ya? Berbakat jadi provokator. Ayo, saya minta anda
> > >klarifiksi
> > >> dan pertanggungjawabkan pernyataan anda: "segelintir mahasiswa mana
> yang
> > >> kebanyak non muslim" itu? Kalau anda tidak mau memberikan klarifikasi,
> > >> berarti anda memang orang yang asal bicara dan "sok" obyektif.
> Padahal,
> > >anda
> > >> itu cuma orang yang _kesal_ dan _marah_ karena Habibie, bekas bos anda
> > >itu,
> > >> telah ditumbangkan.
> > >>
> > >> Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
> > >> ____________________________________________
> > >> [EMAIL PROTECTED]; [EMAIL PROTECTED]
> > >> "Love your enemies, do good to those who hate you"
> > 
> > 
> > ______________________________________________________________________
> > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> > dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke