Anda lucu... ha..ha..haa..
Anda tahu, majalah Sabili berapa oplahnya setiap penerbitannya, ?. 500 ribu
exsemplar, melebihi Republika, dan dengan sejumlah itu sangat mudah
membangun opini masyarakat, anda perlu tahu juga, pelanggannya bukan hanya
Muslim tetapi non muslim(nasrani) yang tentu sangat concern dalam bidang
itu, kalau anda nggak ingin ketinggalan informasinya, kenapa tabu
membacanya, dan yang jelas selama ini belum ada yang sanggup mengcounter
balik setiap ulasan ataupun laporan utamanya, anda takut ?, clear !!!

----------
> From: Cosmas Damianus Tufan <[EMAIL PROTECTED]>
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: RE: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
> Date: 27 Oktober 1999 13:42
> 
> 
> Majalah SABILI ?  
> Kenapa anda enggak sekalian saja nanya ke Ordo Jesuit ?
> Kan biar berimbang, gitu loh, bung.  Kalau informasi
> dari satu sisi, apalagi dari majalah seperti Majalah Sabili,
> ya jelas enggak imbang beritanya.  Ndak ada cover both side.
> 
> Kalau KOMPAS, MEDIA , dll. ndak memberitakan ya
> karena mereka menganggap itu ndak perlu.  Media-media
> tersebut adalah bukan media "keagamaan" atau sejenis.
> Jadi untuk apa membahas hal itu.    Ndak ada gunanya 
> dan ndak ada untungnya.
> 
> Kalau anda mengajukan referensi Majalah Sabili SAJA,
> kok ya rasanya enggak begitu obyektif.  Dan diskusi ini
> akan berkembang menjadi debat kusir.  Ndak ada gunanya,
> cuman buang-buang waktu saja.
> 
> 
> -----Original Message-----
> From: Installasi Design [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Wednesday, October 27, 1999 9:39 AM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Re: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
> 
> Silahkan anda confirm ke media massa (majalah) Sabili, kalau anda belum
> pernah membelinya untuk sekarang ini saya sarankan anda agar berlangganan
> majalah tersebut karena ulasan masalah ORDO JESUIT sudah lewat beberapa
> bulan penayangannya eh pengulasannya, majalah Sabili ini banyak menyoal
> masalah-masalah yang sensitif di masyarakat seperti Kristenisasi (oleh
> yayasan Nehemiah), kerusuhan Ambon dan lain-lain yang tidak pernah di
ulas
> oleh media massa macam KOMPAS, MEDIA INDONESIA, SUARA PEMBAHARUAN, dll,
> begitu lho kalau anda meminta klarifikasi anda bisa mencari majalah
Sabili
> di jalan-jalan loper koran sudah banyak kok. Bisa juga ke Redaksi
langsung
> kalau anda berminat akan saya beritahu alamatnya, oke... 
> 
> ----------
> > From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Re: [Kuli Tinta] KESALAHAN TAKTIK PDI-P
> > Date: 27 Oktober 1999 0:36
> > 
> > At 15:06 26/10/99 +0700, you wrote:
> > >From: Installasi Design <[EMAIL PROTECTED]>
> > >> Alaaah... nggak usah sok intelektual dan sok obyektif segala, siapa
> yang
> > >> nggak tahu sih, semua itu cuma kaki tangan dari ORDO JESUIT, otak
dari
> > >> semua rekayasa itu, mereka kan cuman pelaksana lapangan, decission
> > >makernya
> > >> siapa ??? nggak usah kura-kura dalam perahu lah..
> > >---------------------------------------------------------------
> > >wah, ini tuduhan yang serius lho..
> > >apa anda punya buktinya?
> > >bagaimana prosesnya hingga anda bisa sampai pada kesimpulan itu?
> > 
> > 
> > Ingat ajaran agama: Fitnah itu lbh kejam drpd pembunuhan. Kalau tdk
bisa
> > membuktikan apa2. Lbh baik jangan asal tuduh. 
> > 
> > 
> > >
> > >
> > >______________________________________________________________________
> > >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> > >dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> > >Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > >Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > >
> > >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > 
> > 
> > 
> > ==================================
> > Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
> > ==================================
> > 
> > 
> > ______________________________________________________________________
> > Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> > dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> > Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> > Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> > 
> > Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> > 
> 
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke