Kasus Bank Bali rupanya bikin banyak bangsawan negeri ini belingsatan. Saya
dulu pernah baca essay Pramoedya, bagaimana menanggapi ucapan pejabat Orba,
kalau seorang pejabat mengucapkan X maka kenyataannya adalah minus X. Apakah
kasus Bank Bali ini akan membuktikan hipotesa Pram, kita tunggu saja
adegan-demi adegan di panggung sandiwara Indonesia ini.
MB
Sabtu, 6 November 1999
Hamzah Haz klaim PPP berandil 80% jadikan Presiden dan
Ketua MPR
Laporan Vidya Dahlan
JAKARTA, Mandiri
Ketua Umum PPP Hamzah Haz menyatakan PPP memiliki andil 80%
dibalik terpilihnya KH Abdurrahman Wahid sebagai Presiden RI dan M
Amien Rais sebagai Ketua MPR dalam SU MPR lalu. Karena itu, bisa
jadi ada yang tidak senang dan memfitnahnya sebagai turut
menerima transferan dana skandal Bank Bali.
Di depan ratusan peserta Musyawarah Kerja IV DPW PPP Jawa Timur
di Surabaya, Sabtu, Hamzah yang juga Menko Kesra dan Taskin
kabinet 'Gus Dur' itu menegaskan lagi bahwa dirinya tidak pernaj
menerima dana dari skandal Bank Bali itu.
"Saya belum pernah menerima (dana dari Bank Bali) itu. Jika pun ada
bantuan dari bank, itu halal sebagaimana juga yang diperoleh
partai-partai lain," ujarnya tanpa merinci lebih jauh 'partai-partai lain'
yang dimaksudkannya itu.
Dikatakan pula bahwa dirinya kemungkinan dijadikan sasaran fitnah
oleh pihak-pihak tertentu yang tidak senang terhadap PPP. Karena
'yang menjadikan Presiden dan Ketua MPR itu 80% karena perjuangan
PPP'.
Kepada pers usai membuka musyawaraj tersebut, Hamzah juga
menyatakan bahwa Menteri Hukum dan Perundang-undangan Yusril
Ihza Mahendra telah menghubunginya dan mengatakan akan
menggelar jumpa pers guna mengklarifikasi soal transfer dana skandal
Bank Bali itu.
Diakuinya, kemungkinan Yusril yang juga Ketua Umum DPP PBB dan
disebut-sebut juga menerima sebagian dana skandal bank tersebut,
akan menuntut pihak-pihak yang menuduh dirinya.
Dalam pembukaan musyawarah tersebut, Hamzah Haz didampingi pula
Ketua DPP PP Tosari Wijaya, Wakil Ketua MPR Husni Thamrin dan
ulama kondang asal Madura, KH Alawy Muhammad serta Wagub Jatim
M Zuhdi. (xtra)
______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!