Masih ada benang merahnya. Yang ditolak oleh para
ekonom tersebut adalah Subiakto Tjakrawerdaya dan Fuad
Bawazier, dua-duanya adalah para ponggawa Orba, sebuah
rezim di mana WAM begitu menyukainya, dan sangat
mati-matian dibelanya.

--- Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> On Sat, 6 Nov 1999, bRidWaN wrote:
>  
> > hehehhee....ada-ada saja !
> > mungkin maksudnya supaya engga 
> > di'kadalin' orang PAN kali..:)
> > (Menkeu)...
> 
> WAM:
> Siapapun kadalnya lah.
> Yang jelas, saya pun akan bertindak seperti Gus Dur
> kalau menghadapi
> masalah yang tidak saya kuasai. Dan saya pun akan
> mempersetankan orang
> yang nggak mau bergabung dengan dewan bentukan saya.
>  
> > Sudahlah Bung Wisnu, anda masih saja berkelakuan
> > seperti jaman sebelum 'pesta' berakhir.
> > Saat ini anggaplah tidak ada Partai - Partai lagi.
> > Semua sudah bersatu dalam Kabinet Bergaransi, kan
> ?
> 
> WAM:
> Antara ya dan tidak. Apa iya sih partai2 itu tidak
> _memanfaatkan keadaan_
> untuk kepentingan partainya? yang jelas, Gus Dur
> memang mesti lebih pinter
> dari partai2 lain.
> 
> > Salam,
> > bRidWaN
> 
> 
>
______________________________________________________________________
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan
> LAKUKAN SENDIRI 
> dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


=====

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com

______________________________________________________________________
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke