Assalamu'alaikum wr.wb, Pada posting ini, aku ingin menjelaskan pendapatku tentang seperti apa Riau yang di inginkan dimasa mendatang. Setelah postingku yang sebenarnya aku tujukan kepada presiden RI 1 minggu yang lalu, aku mendapat banyak sekali email balasan yang mendukung sikapku akan tetapi banyak yang salah persepsi seakan-akan aku menginginkan kemerdekaan Riau. Aku sangat menyesal untuk mengatakan bahwa bukan seperti itu keinginanku, tetapi apa yang aku inginkan adalah kembalinya kehormatan Riau yang selama ini sudah di injak-injak oleh pemerintah pusat, mulai dari pemilihan gubernur dan bupati s/d exploitasi SDA Riau yang membuat masarakat Riau hanya menjadi penonton yang baik dan ibarat tikus yang mati kelaparan di lumbung padi yang penuh sesak dengan makanan. Sekarang sudah waktunya keadaan harus dibalik, Riau harus bisa menekan pemerintah pusat untuk menghormati daerah yang sudah mengorbankan diri untuk kemajuan pusat dan mensejahterakan rayap-rayap orde-lama dan baru selama 50 tahun lebih. Apa yang aku inginkan bahwa Riau diberi hak untuk memanfaatkan segala kekayaannya tanpa intervensi pusat sedikitpun, kontrak explorasi dan explotasi semua perusahaan yang ada di Riau haruslah dilakukan dengan pemerintah Riau, semua unsur yang di Riau harus tunduk kepada undang-2 dan hukum daerah Riau, begitu juga system pendidikan, system perdagangan dsb, jangan adalagi peraturan yang dibuat pusat dan mengatur Riau kecuali atas persetujuan Riau sendiri. Tidak ada lagi uang yang diperoleh dari Riau pergi tanpa memberikan konvensasi yang adil untuk Riau, dengan begitu selain Riau dapat membangun daerah sendiri, mensejahterakan rakyatnya juga dapat mengontrol penggunaan dana yang diberikan Riau untuk pusat maupun daerah yang menjadi sister country dari Riau. Riau tidak perlu merdeka karena dengan merdeka Riau harus membentuk badan pertahanan sendiri, kedutaan-kedutaan, kebijaksanaan moneter dsb. yang aku pikir hanya membuang-buang uang saja. Biarlah masalah itu diatur dan dikelola oleh pusat dan untuk itu Riau akan memberikan sumbangan yang cukup adil untuk pusat. Sejarah, pertumbuhan dan masadepan Riau ditentukan oleh Riau sendiri. Yang harus diingat adalah keinginan Riau untuk mandiri tidak berarti mempertentangkan etnik, tidak ada persaingan antara melayu dengan jawa, minang dengan cina dsb, Riau tidak mengenal pertentangan SARA seperti itu, sejarah Riau adalah sejarah dengan multi-culture dan dengan platform multi-culture itu pula kita akan berkembang. Yang terjadi adalah menekan agar pusat mau menghormati kewibawaan Riau dan menganggap Riau sebagai salah satu pemilik saham RI. Semoga posting ini dapat memberikan pencerahan kepada saudara-2 ku orang Riau, sekali lagi Riau harus maju tanpa mengorbankan negara Republik Indonesia dan membuat kesengsaraan bagi banyak manusia tanpa dosa di persada nusantara ini. Wassalam, Tengku Chandra Hassan Adenan -= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =- Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI dengan mengirim e-mail kosong ke alamat; Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
