TUGAS
edisi: 01/Thn.I/Des 1999

Nasional:

Pemerintah Hindari Kekerasan Sipil - Militer

    Selama seminggu pansus bersidang, pansus yang dipimpin oleh Sutarjo
Suryoguritno ini melakukan rapat dengar pendapat dengan berbagai pihak yang
terkait dengan masalah Aceh, seperti Komnas Ham, mendagri , Mentri otonomi
Daerah, Gubernur, Alim ulama dan DPRD Aceh serta LSM. Begitu pula dengan
Menko polkam, mentri pertahanan, panglima TNI dan Kapolri yang disertai
Jaksa agung dan mentri negara HAM telah dilakukan.

Dari hasil pertemuan melahirkan 7 point yang disetujui Pansus, yaitu;
1. Temuan konas HAM dan Komisi Indeopendent baik di tempat kejadian maupun
investigasi dijadikan acuan bagi pansus.
2. Desakan kepada pemerintah untuk segera melakukan pemeriksaan, pengusutan
secara transparan dengan membentuk pradilan koneksistas serta pengadilan
yang terbuka, jujur dan demokratis terhadap pelanggaran HAM di Aceh guna
tetap mempertahankan Aceh sebagai bagian dari negara kesatuan RI.
3. Mendesak pemerintah agar menghindari dan mencegah tindakan kekerasan dari
pihak aparat pemerintah sipil maupun militer.
4. Mendesak pemerintah untuk secepatnya menindaklanjuti hasil-hasil temuan
pelangaran HAM yang di himpun Komnas HAM dan komisi independent sesuai
rekomendasi kedua lembaga tersebut dalam bentuk peradilan terbuka.
5. Segera membentuk komisi kemedaran dan rekonsiliasi. Adapun
langkah-langkah yang perlu dilakukan meliputi: pengadilan Umum, rekonsiliasi
dan pengadilan khusus berbarengan dengan rekonsiliasi dan rehabilitasi bagi
korban.
6. Perlu terus dilakukan dialog secara intensif dengan pihak-pihak yang
terkait dengan permasalahan di ACEH dengan ketentuan masing-masing pihak
mampu menahan diri.
7. Saran-saran dan ususl anggota pansus tentang permasalahan aceh agar
diperhatikan pemerintah dan dapat digunakan sebagai bahan masukan bagi
Komnas HAM dan komisi Independent guna pencarian data. (Bud).


-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke