Salam,

Saya setuju dengan sudut pandang Pak WAM,.
Gara-gara GAM proyek saya di Lhokseumawe di postpone,.

Harus disadari bahwa di Aceh, kalau ente semua pernah ke aceh, cukup sulit
membedakan antara tentara dan GAM karena dua-duanya saat ini sudah punya
bedil dan mobil -mobil yang mirip,.

Mungkin saja Tentara itu adalah GAM dan Gam itu adalah tentara,.

Siapa yang tahu dan berani bertanya, saat ini memang enaknya cari selamat
sajalah,.



-----Original Message-----
From: Wisnu Ali Martono [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Monday, December 20, 1999 3:34 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] TUGAS : Nasional, Pemerintah Hindari Kekerasan
sipil-Militer

On Sun, 19 Dec 1999, M.Mashuri Alif wrote:

WAM:
Siapa yang teriak soal kekerasan yang dilakukan GAM di Aceh?
Nggak ada! Seolah2 kalau yang melakukan kekerasan itu bukan militer, walau
jelas pegang bedil, terus aman-aman saja. Kapan Munir teriak soal
kekejaman GAM?


-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!











-= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
dengan mengirim e-mail kosong ke alamat;
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke