Ini ada anekdot lagi, setelah sekian lama milis ini sepi anekdot politik.
Mohon jangan ada yang marah. Kalau baca terus sewot sampai tekanan darahnya
naik, ya salah sendiri. 'Kan saya udah bilang jangan marah?

=====

Ceritanya seputar pernyataan AR yang mau menjadi penengah perselisihan
antara Presiden GD dengan Jend. W.

Demikianlah pada suatu ketika dgn dihadiri para wartawan, AR pun mengadakan
suatu moment khusus untuk mengatasi perselisihan antara kedua petinggi itu.
Pertama-tama AR minta agar GD memberi penjelasan versinya. Tentu saja, GD
menceritakan hal-hal yg menurutnya benar. Setelah panjang lebar berbicara
diselingi guyonan2 khasnya, AR yg mendengarnya mengangguk-angguk tanda
mengerti.

AR: "Hm, saya pikir Pak GD yang benar!"

Kemudian giliran Jend. W menceritakan argumen2 pembelaan dirinya dng gaya
khas militer, tak kalah meyakinkan dgn versi GD.  AR pun mengangguk-angguk
kepala tanda mengerti.

AR: "Saya pikir Pak W yang benar!"

Para wartawan bingung. Seorg wartawan berdiri, tunjuk jari minta bicara. 

Wartawan: "Bagaimana ini, kok bisa dua-duanya benar, Pak AR? Dua-duanya
bertentangan, tidak mungkin dua-duanya bisa benar!"

AR: Hmm, saya pikir Sdr. Wartawan ini yang benar!"
=====

(Begitulah kalau org yg suka berubah-ubah bicaranya).




- Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta www.indokado.com 
-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!










Kirim email ke