------Original Message------
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: June 26, 2000 8:11:07 AM GMT
Subject: [Kuli Tinta] What's is KKN?


KKN adalah _kata wajib_ yang mesti diucapkan oleh mereka yang menganggap
dirinya reformis. Paling tidak, itulah yang dilakukan  menjelang
pergantian presiden ke 4. Kata itu bak penyakit kusta. Siapapun yang
dituduh KKN pasti akan menjadi cemoohan banyak pihak. Yang membuat saya
terheran-heran, kenapa banyak orang yang dulu berteriak-teriak anti KKN
justru sekarang menikmatinya?

Baru saya tahu bahwa Muhaimin Iskandar ternyata ponakannya mbah Dur. Terus
Matori, yang dulu begitu getolnya menuding Golkar sebagai dedengkotnya
KKN, apa ya nggak tahu kalau banyak orang PKB itu ternyata berkaitan
keluarga dengan mbah Dur? Saya yakin, pembelaan orang PKB akan berbunyi:
yang penting kan mereka itu mempunyai kemampuan. Lha kalau alasannya
_punya kemampuan_ berarti dalam batas tertentu KKN (atau tepatnya
nepotisme) itu boleh dong? Berarti, nggak bisa gebyah uyah juga.

Yang jelas, nepotisme itu enak sih.

SKT:
Mas, katakan bila saya memerlukan seorang staf, dari beberapa calon yang memiliki 
kualifikasi sama setelah melalui seleksi yang fair saya memilih seorang yang saya 
kenal baik (bisa family atau kerabat), apa salahnya dengan cara tersebut? Saya merasa 
mendapat banyak keuntungan karena saya tahu benar secara luar/dalam orang tersebut 
sehingga saya bisa lebih percaya dan bisa bekerja sama dengan baik. Secara organisasi 
hal ini pasti akan lebih menguntungkan.
Jadi cara semacam ini (bila mau disebut nepostisme) menurut saya positif dan baik-baik 
saja. Yang tidak baik adalah tindakan yang mengikutinya, yaitu apabila selanjutnya 
diikuti oleh suatu kerja sama untuk perbuatan yang jahat (korupsi, maling, dll.). Hal 
semacam inipun bisa dilakukan tanpa perlu proses pemilihan (nepotisme?) seperti ini.  
Jadi jangan disalahkan karena memilih teman, sahabat, atau saudaranya, tapi kita lihat 
apa motivasinya dibalik itu. 
Apakah alasan mbah Doer ini sebenarnya? apakah benar mau membangun kroni dan rezim 
untuk korupsi pelanggengan kekuasaan seperti Soeharto dulu?. Tunjukkan bukti/data bila 
ada sinyalemen seperti ini, bukan asal ngomong.

Salam,
-----------------------------------------------
FREE! The World's Best Email Address @email.com
Reserve your name now at http://www.email.com



->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke