On Mon, 10 Jul 2000, GIGIH NUSANTARA wrote:
> > Saya
> > kenal seorang pedagang
> > valas, yang tidak ada sangkut pautnya dengan
> > politik, yang sering
> > merasakan akibat -kelancaran bicara_ mbah Dur.
> Mengira si pedagang valas sebagai pelaku naik turunnya
> rupiah adalah benar-benar banyolan terlucu
WAM:
Yang lucu itu sampeyan mbah.
Atau yang nuduh pedagang valas anteknya Suharto. (Seperti yang begitu
gampang terucap di milis ini). Kalimat itu hanya sekedar ilustrasi, bahwa
saya punya temen pedagang valas. Nggak ada niat saya mengatakan mereka
adalah pelaku naik turunnya kurs. Mereka hanya mengikuti kemauan pasar.
Kalau mereka merasakan akibat omongannya mbah Dur, memang betul. Mereka
bisa rugi (potensial) banyak kalau dollar yang sehari sebelumnya mereka
lepas, ternyata naik amat tajam pada hari berikutnya gara-gara komentar
melenceng presiden. Yang tidak betul adalah tuduhan bahwa mereka itu antek
Orba yang ingin mengguncang pemerintahan mbah Dur. Itu bener lucu, kayak
komentar mbah Gigih.
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!