Ada dua harian, yang menggunakan nama Merdeka. Yang satu Hr. Merdeka dan yang
satunya lagi Rakyat Merdeka.
Harian Merdeka karena kesulitannya, pernah minta dimanajemeni oleh kelompok
Jawa Pos. Namun kerjasama ini akhirnya mengarah kepada ketidakharmonisan.
Sampai pada suatu saat, tanpa sepengetahuan pemilik Merdeka (keluarga Diah),
para awak harian Merdeka, yang dimotori oleh orang-orang JP, mengurus SIUPP
dengan nama Rakyat Merdeka. Pada saatnya, hampir sebagian besar awak harian
Merdeka pindah payung ke Rakyat Merdeka. Tiba-tiba saja muncul koran, dengan
layout yang sangat sama, bahkan kata-kata 'Merdeka' yang benar-benar mirip,
namun dengan imbuhan kata 'Rakyat' yang tak terlalu mencolok. Kehilangan
sebagian besar awak membuat harian Merdeka mengumumkan istirahat untuk
beberapa waktu lamanya.
FYI, harian Merdeka, memang afiliasinya ke PDI/P (setidaknya patut diduga
demikian). Tetapi Rakyat Merdeka, pasti ikutan boss-nya, kelompok usaha JP.
Jadi ?
Ada dua koran.
____________________________________________________________________
Get free email and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!