On 10 Jul 2000, Tigane Khaleeh wrote:

> FYI, harian Merdeka, memang afiliasinya ke PDI/P (setidaknya patut diduga
> demikian). Tetapi Rakyat Merdeka, pasti ikutan boss-nya, kelompok usaha JP.

WAM:
Wrong.
Harian Merdeka dulu dimiliki BM Diah, Sukarnois pejah gesang nderek Bapak.
Penulis tetapnya termasuk Manai Sophiaan, ayah Sophan Sophiaan. Jelas, BM
Diah adalah pendukung PNI.

Rakyat Merdeka, harian ini jelas-jelas memihak ke PDI-P. Cuma orang buta
huruf (karena tidak bisa baca) yang akan membantah ini. 
Tidak ada urusannya dengan Dahlan Iskan. Warna Rakyat Merdeka sudah jelas
PDI-P. Sedangkan Merdeka, at least sekarang, kelihatan sedang bingung. Mau
membabibuta ndukung PDI-P kok kelihatan ngekor Rakyat Merdeka yang keburu
laris. Mau independen kok ya kagok.  
 
> Jadi ?

> Ada dua koran.

WAM:
Memang. Yang satu (Rakyat Merdeka) jelas-jelas memilih warna pro-PDI-P,
satunya lagi (Merdeka) nampak bingung. In the end, tetap saja tuduhan
bahwa Rakyat Merdeka mengekor afiliasi politik Dahlan Iskan itu
pernyataan ngawur.


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke