----- Original Message -----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 12, 2000 12:20 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Senggolan Berita 120700 (3)


> On Wed, 12 Jul 2000, Daniel H.T. wrote:
>
> > Celetukan Wimar di detik.com:
>
> > * Yang baru adalah pengakuan ini
> > detikcom: PAN saat ini melihat Megawati sebagai harapan baru. Demikian
> > pengakuan salah satu Ketua DPP PAN AM Fatwa.
>
> > = Masih diragukan,soalnya ada pake kata "saat ini." Nah, gimana kalau
nanti
> > "saat yang akan datang" (dekat Pemilu, misalnya)?
>
> WAM:
> Dictum politik mengatakan, tak ada musuh atau kawan sejati. Dan itu betul.
> Apakah nanti dekat Pemilu jadi musuh atau kawan? Sangat situasional.

Daniel:
Kalau gitu pernyataan itu bohong, ya, Mas?

>
> > Yang baru dan siip kalau, sikap elit politiknya konsisten (soalnya
selama
> > ini suka berubah-ubah sih). Oke?
>
> WAM:
> Konsisten yang mananya? Saya yakin kok, semuanya konsisten dengan
> tujuannya. Soal cara, bisa jadi nggak ada yang konsisten. Namanya juga
> politik. (ANyway, PDI-P sudah belajar bahwa _tidak ada musuh atau kawan
> sejati_. Buktinya, PKB akhirnya milih mbah Dur).
>
>

Daniel:
Namanya juga politik ... Saya jadi teringat pemeo: "politik itu jahat"
Tapi, saya mau tanya yg jahat itu politiknya, atau manusianya?
Terus, apakah di negara2 lain (baca: maju) para politikusnya juga
kelakuannya seperti politikus kita???


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke