>From: �� <[EMAIL PROTECTED]> >Date: Sat, 15 Jul 2000 06:16:16 +0700 > >Lebih dari itu Bung! >Lebih gawat lagi! >Proses pendidikan bahkan telah menjadi semacam knowledge factory. Poirot: maksudnya bagaimana ini mas. >Dari mana kita mulai? -> Dari orang-orang waras yang masih >memiliki stamina untuk berkorban bagi sebuah idealisme. Poirot: Nah ini usulan bagus... tapi apa kita masih bisa mencari orang waras spt yang sampeyan deskripsikan itu? saya waras, tapi saya akan tunggu dulu kalau mau dikorbankan :) apalagi kalau makan bankan itu idealisme... krn dalam pemahaman saya, idealisme itu memberi "guide" bagaimana kita bisa mencapi sesuatu dng cara yang manis...bukan memakan korban :) >Sayang itu kini telah menjadi barang langka karena Ki Hadjar merah yang >melambai-lambai. >�� Poirot: benar, mungkin beberapa orang tergiur dengan lambaian ki Hajar Merah, tapi jangan terlalu pesimis, masih ada yang tak tergiur...dan mungkin masih banyak. saya pernah berada dalam posisi bertahan demi nilai-nilai pendidikan. seorang mahasiswa kalap ketika mendapat nilai E. dia datang ke rumah nawari deal kalau saya mau meralat nilai itu. Tentu saja saya menolak meralat, krn memang tak ada kesalahan dalam penilaian. Dan sebenarnya mhs itu tahu. Sebab, hasil ujian selalu dikembalikan agar mhs bisa ngoreksi bila dosen membuat kekeliruan. Nilai mhs itu <40 untuk ujian I ketika rata-2 kelas >60; dan <30 untuk ujian II ketika rata-rata kelas >65. Dengan melihat hasil itu, sudah sangat wajar kalau ia dapat nilai E. Tapi mhs ini marah-marah dengan mengatakan: "Berani sekali pak Usman memberi nilai saya E." Anak ini menawarkan deal, kalau saya mau meralat nilainya menjadi B, dia akan kasih apa yang saya minta. Tentu saja saya tak mau melayaninya. Anak itu kemudian datang lagi membawa gali. Sambil ngobrol, gali itu terus mengelus-elus badik yang disimpan di balik bajunya. Ketika deal tak mencapai kata sepakat, gali itu mengeluarkan badiknya dan bilang: "Apa bapak tidak mempan pisau?" Waktu itu saya hanya menggunakan "common sense". Gali ini tak bisa berkelahi. Sebab, orang yang bisa berkelahi tak memerlukan bantuan senjata tajam. Dengan notion spt itu, saya malah jadi tambah percaya diri. Saya dekati gali itu, dan saya tepuk-tepuk pahanya. Kemudian saya bilang demikian: "Mas, jangankan pisau...linggis saja saya kembalikan kok." Sehabis berkata begitu saya kembali menyandar ke kursi sambil berbisik di dalam hati "kalau minjam". Belakangan saya mendengar...rupanya di fakultas lain...main-main nilai memang bukan barang asing. bahkan ada rekan yang bisa memasang harga dengan imbalan ban mobil, perabot rumah tangga...wuih... saya jadi "neg" mendengar berita itu...apalagi kalau teringat pengalaman saya mau dikasih hadiah "badik". Wassalam, +++Poirot ------------------------------------------- >From: Hercule Poirot <[EMAIL PROTECTED]> >To: <[EMAIL PROTECTED]> >Sent: Saturday, July 15, 2000 1:44 AM >Subject: [Kuli Tinta] Bangku SMA > > >Assalamu'alaikum Wr.Wb. > > >www.kompas.com > >14/7/2000, 08:41 wib > >Gawat, Bangku SMUN Rp 15 Juta > >Poirot: > >Ternyata tidak ada perubahan perilaku di masyarakat >di era reformasi ini. Saya jadi bingung dari mana >seharusnya kita memulai memperbaiki kondidi bangsa >ini? > >di lapangan politik sudah amburadul, hukum sama saja, >lha kok di pendidikan juga tak ketinggalan.... > >Wassalam, >+++Poirot > > >__________________________________________________________________ >______ >Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at >http://www.hotmail.com > > >->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI >Bergabung: [EMAIL PROTECTED] >Keluar: [EMAIL PROTECTED] > >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! > > > > > > > > > > > > > > > >->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com >Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI >Bergabung: [EMAIL PROTECTED] >Keluar: [EMAIL PROTECTED] > >Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia! > > > > > > > > > > > > ________________________________________________________________________ Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI Bergabung: [EMAIL PROTECTED] Keluar: [EMAIL PROTECTED] Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
