Mas Daniel ini aneh...

Kalau pers ngerem berita itu bagaimana terbitannya akan menarik?

Kan semakin rame permusuhan atau konflik akan semakin menarik
untuk membuat header yang bombastis.

��
(The bad news is there is no news)

----- Original Message -----
From: Daniel H.T. <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, July 20, 2000 10:28 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] FW: Kelompok yg Terlibat Konflik Maluku




----- Original Message -----
From: Hercule Poirot <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, July 18, 2000 11:35 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] FW: Kelompok yg Terlibat Konflik Maluku


> Assalamu'alaikum Wr.Wb.

> ............
> Yang kasihan adalah orang-orang yang disebut
> namanya dan pihak-pihak yang digolongkan ke
> dalam kelompok yang membuat rusuh itu. Bagi
> mereka apa yang diungkap George adalah fitnah,
> accusation without any proof. Bila George punya
> proof, tidak usah malang melintah di media,
> berikan bukti itu ke aparat biar para perusuh
> itu ditangkap...masalah Ambon beres.
>
> Wassalam,
> +++Poirot
>

Setuju. Rasanya kita sdh bosan dng berbagai tudingan seperti ini.
Kalau asal
tuding hanya berdasarkan analisa (bukan bukti2 konkrit). Apalagi
tidak ada
tindakan lanjutnya, semuanya itu buntutnya: nonsens! Hanya
menambah
kekeruhan. Banyak org bisa membuat analisa seperti ini (tanpa
bukti).
Apalagi kalau merasa bahwa tidak akan ada akibat (hukum) apa2
terhdp
dirinya. Lebih baik tutup mulut saja.

Sayangnya, banyak dari mereka yg disebut pakar itu nggak bisa
mengerem
mulutnya. Bagaimana kalau media massa saja yg mengerem analisa2
seperti ini?
Artinya, biar mereka menuding seperti di atas (tanpa bukti2
konkrit), sampai
mulut berbusa, pers nggak usahlah memuatnya...



->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!














->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke