Namun,

Mereka kan disana berkat rakyat yang memilih mBah. Artinya, mereka
berhak membenarkan dirinya bahwa mereka mewakili rakyat (kulit)
meskipun aspirasinya (isi) berbeda. Tanpa rakyat pemilih maka
sebenarnya mereka bukan apa-apa.

Jadi, dengan pemilu itu, rakyat pemilih telah aman dan sentosa
menghantarkan mereka yang dipilih ke gerbang kemerdekaannya untuk
melakukan apa yang mereka suka meskipun itu belum tentu sesuai
dengan aspirasi kelompok masyarakat yang telah menghantarkannya.

Kalau melihat tokoh-tokoh yang telah lama bercokol di lembaga itu
dan kini bersuara saya sangat muak.



----- Original Message -----
From: Gondo Maruto <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, July 23, 2000 11:31 AM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Senggolan Berita 220700 (7)



Sebenarnya saya heran, mengapa MPR itu
menjadi semacam persamaan aljabar
MPR = DPR + UD + UG. Walaupun memang begitu
bunyinya UUD-45pasal 2(1): MPR terdiri atas
anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat ditambah
dengan utusan-utusan dari Daerah-daerah dan golongan-
golongan menurut aturan yang ditetapkan dengan Undang-
undang.

Entah kalau menurut ilmu bahasa Indonesia kala itu,
yang mengartikan anggota-anggota DPR sebagai seluruh
DPR. Sebab kalau dengan pengertian sekarang anggota-
anggota DPR tidak harus otomatis seluruh DPR, bukan?
Ah, ini mirip politik kata-kata presiden A. Wahid, saja.

Yang kedua, masalahnya, Bung Poirot,
DPR yang ada di Indonesia itu, sepertinya bukan mewakili
rakyat. Melainkan wakil-2 (juga kurang tepat, karena
lebih condong pada tokoh-tokoh) Partai Politik. Yang tokoh-2
itu muncul sebagai anggota legislatif, juga ditunjuki oleh
pimpinan Partai-partai, bukan anggota partai-partai. Bahkan
masih jelas di ingatan, daftar calon legislatif yang diprotes
oleh anggota partai (rakyat kah ini?) pun tetap mulus
masuk ke Senayan. Jadi, kalau DPR itu kuat, tetap saja
yang terwakili bukan rakyat, melainkan kepentingan Partai-2.
Dengan segala kepentingan dan ambisi politisnya.

Sesampai di MPR rasanya tidak banyak mengubah. Karena yang
disebut utusan daerah, toh yang menentukan partai-partai
lagi. Utusan Golongan, juga golongan apa, kurang jelas.
Dus, yang terjadi sebenarnya (kalau ada) persaingan atau
perseteruan antara presiden dan DPR, bukannya perseteruan
antara presiden dengan para rakyat, melainkan antara
presiden dengan partai-partai. Karena partainya partai
politik, yang terjadi adalah perseteruan politis antara
presiden dan tokoh-tokoh partai. Sehingga tidak heran,
bila dulu tokoh yang getol menjagokan GD menjadi presiden
pun, sekarang "balik-kucing" getol pula mengkritisi dan
menggempurinya. Herannya banyak tokoh-tokoh partai ini
didukung oleh beberapa pengamat dan analis politik,
selalu mengatas namakan "keresahan rakyat".


Gondo Maruto



>Assalamu'aliakum Wr.Wb.
>
>yang mecat di SU bukan DPR mas, tapi MPR.
>MPR = DPR + UD + UG.
>Lewat SU, DPR mengusulkan ke MPR.
>Jadi bukan DPR lebih tinggi dari Presiden.
>Tapi MPR lebih tinggi dp Presiden. Karena
>anggota DPR otomatis anggota MPR, jadi ...
>Presiden harus hati-hati thd DPR.
>
>Wassalam,
>+++Poirot
>
>
>
>>From: "Daniel H.T." <[EMAIL PROTECTED]>
>>Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
>>To: <[EMAIL PROTECTED]>, <[EMAIL PROTECTED]>
>>Subject: [Kuli Tinta] Senggolan Berita 220700 (7)
>>Date: Sun, 23 Jul 2000 00:01:29 +0700
>>
>>
>>* Detik.com, Sabtu, 22/7/2000 22:19 WIB
>>Amir Santoso: Gus Dur Bisa Dipecat Di Sidang Umum
>>Presiden Gus Dur bisa di-impeach (pecat) jika Sidang Umum pada
Agustus
>>nanti
>>berubah menjadi Sidang Istimewa. Perubahan itu berkaitan dengan
sikap
>>presiden selama ini yang tidak dapat bekerjasama dengan DPR.
>>
>>= Kedengarannya seperti kedudukan DPR lebih tinggi daripada
Presiden
>>(harus
>>timbal balik, dong!)
>>
>>
>>->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
>>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>>
>>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>
>_________________________________________________________________
_______
>Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at
http://www.hotmail.com
>
>
>->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
>Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
>Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
>Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
>Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>

__________________________________________________________________
______
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at
http://www.hotmail.com


->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
















->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke