----- Original Message -----
From: "Wisnu Ali Martono" <[EMAIL PROTECTED]>
WAM:
Pasti nggak. Yang dipikirin mbah Soel (kali aja) paling cuma
_eling_.
-------------
lumayan,
karena "eling" itu di bahasa kampung-ku berarti lawan dari
semaput.
atau lawan dari "gak eling" alias gila. jadi kalau aku disangka
mikirin
si eling, berarti belum pingsan atau tidak gila.... lak gitu
toh?
paling tidak, eling kalau aku ini orang jawa
eling kalau jawa itu bagian dari indonesia
jadi eling kalau penduduk indonesia itu amatlah bhineka..
eling kalau orang jawa itu macem-macem nasibnya.
dari yang bernasib baik jadi tokoh dan pemimpin
sampai yang bernasib jelek "terusir" dari tanah kelahirannya
bahkan meninggalkan tambak-tambak-nya hanya demi
terpaksa menjualnya untuk dijadikan tambak "modern".
mereka itulah yang sebagian terdampar di beberapa
lokasi transmigrasi, yang sempat aku lihat sendiri.
betapa mereka orang laut dipaksa bercocok tanam dengan
jatah hidup "beras ngeyel + ikan asin" selama 1-2 tahun....
itu menjadikan aku eling dengan ajaran
"perangilah kaum yang mengusir-mu dari kampung
halaman"... lho kok dulu nggak ada yang memerangi
ya?
ah, mungkin dulu yang digusur itu masih jawa-thok
belum menyandang islam abangan, islam kejawen
atau islam beneran..... walau akhirnya sekarang
mendapat predikat "muslim jawa" ketika gegeran
poso....
nggladrah biarin ah.....
dan teman-ku bilang tentang "masuklah kamu dalam
islam secara kaffah" sebenarnya telah terpelintir
maknanya. karena orang mengartikan "islm" menjadi
agama islam. kaffah diartikan sebagai sempurna.
terus teman ku yang ustadz-jawa itu mengartikannya,
islm sebagai "keselamatan" kaffah sebagai keseluruhan,
karena ayat itu turun pada tahun 2 H, yang notabene,
daulah nabi belum ada, yang ada baru usaha-usaha
negosiasi mencari kesejahteraan bersama di madinah,
membendung serangan kaum yang memusuhinya di
makkah. maka terjadilah maklumat atau pakta pertahanan
bersama MADINAH yang intinya saling menjaga kesejhteraan
dan keamanan kaum (apa saja) yang tinggal di Madinah.
jadi inti makna ayah itu adalah "himbauan ilahi lewat nabi
agar penduduk madinah "BERSATU" menuju keselamatan
bersama secara menyeluruh...
(pelanggaran atas pakta perjanjian itu telah terbukti mendapat
hukuman berat, diusir dari lingkungan atau dibasmi kaumnya,
karena perjanjian itu dipercaya atas nama dan disaksikan
oleh tuhan mereka; di tempat lain, penghianatan ikatan
perjanjian persatuan bangsa sekarang membawa
benih-benih perpecahan yang juga bermakna pemusnahan
diri sendiri atas bangsa itu)
lho.... ini aku sedang eling apa enggak sih? untung aku
hanya seorang jawa.
soeL
------
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!