Rasanya mungkin hampir seluruh karyawan Makro itu sungguh luar biasa
angkuhnya. Herannya menghadapi keluhan konsumen, sikap mereka luar biasa
arogannya. Bukannya menerima komplain sbg masukkan malah seolah-olah
dianggap seperti org yg menentang berkelahi. Lihat saja bagaimana angkuh dan
kasarnya Makro dlm menanggapi keluhan pelanggannya di Kompas. Lebih heran
lagi, konsumen di negara ini rasanya kadar kritisnya sangat kurang. Sebelum
mengalami sendiri, mereka rada tak perduli dlm menyikapi dan mencari
prosuden, atau toko langganan yg servisnya menyenangkan.
Di milis YLKI ini, pernah beberapa kali kita membahas, di mana org Makro
juga ikut serta, tetapi seperti lazimnya, jawaban2 mereka sangat angkuh.
Seolah-olah semua pelanggan, atau org yg berbelanja di tokonya adalah
manusia2 yg harus selalu diawasi bagaikan pencuri2.
Makro Bukan Pemeras
Sehubungan surat keluhan Sdr Hotman saat berbelanja di Makro Pasar Rebo,
Jakarta Timur, berjudul Pengalaman di Makro (Kompas, 1/8), kami mohon maaf
atas kejadian itu. Namun, perlu kami tegaskan, Makro tidak mendidik atau
menginstruksikan karyawannya untuk bertindak sebagai pemeras terhadap
pelanggannya. Dalam banyak kasus, kejelian petugas Satpam kami cukup efektif
untuk mencegah pencurian.
Sangat sulit bagi Satpam kami untuk selalu menebak, apakah barang yang
diambil oleh pengunjung akan dibayar di kasir, atau akan dicuri, atau tidak
sengaja terbawa. Dalam bisnis grosir seperti Makro, sistem keamanan
merupakan hal penting guna mengurangi kerugian akibat pencurian/pengutilan.
Makro mempunyai sistem pengamanan yang ketat, karena hanya dengan sistem
keamanan yang ketat maka bisa dicegah adanya pencurian/pengutilan.
Karena keberhasilan menjalankan sistem keamanan maka Makro dapat menekan
harga penjualan serendah mungkin, dan pada gilirannya akan menguntungkan
pelanggan juga. Kami akan tetap berusaha agar di masa datang para pelanggan
dapat berbelanja dengan lebih nyaman, meski dilakukan pengamanan yang ketat.
Imam U Ismojo HRD Director Makro Indonesia
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!