----- Original Message -----
From: Wisnu Ali Martono <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, August 25, 2000 1:36 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Zaaken Kabinet? [terjemahan] Tambahan opini
> On Fri, 25 Aug 2000, jsujanto wrote:
>
> WAM:
> Bahwa beliaunya punya hak penuh, yes.
> Tapi, beliau make haknya seenaknya sendiri, nein.
> Bukan apa-apa, lha kalau Rupiahnya melorot terus, kan saya juga (di
> antaranya) yang kena. Mosok saya nggak boleh protes. Kalau saya punya
> dollar sak bank sih mungkin saya termasuk yang ndukung agar mbah Dur
> ngawur saja, supaya Rupiahnya mlorot aja. Biar saya untung.
Jawab:
Mas Wisnu, enggak ada yang larang protes! Siapa yang melarang???
> WAM:
> Lha nek Rupiahnya begitu cepat mlorot, ya mestinya kita cepet-cepet aja
> teriak.
Jawab: Bagaimana kalau rupiah menguat (andaikata, bukan sekarang!!!) ?
Kita cepat-cepat,diam saja, yaa!
>
> > 1. Sampai seberapa jauh GD mengetahui integritas dan kemampuan orang
yang
> > dimenterikannya?
>
> WAM:
> Frankly, embuh saya nggak tahu. Bukti bahwa mereka terpilih, setidaknya
> membuktikan bahwa _mereka_ dipercaya mbah Dur. Soal apakah kepercayaannya
> ini ngawur, ya lihat aja efeknya.
Jawab : Setuju!
>
> > Memang dunia ini aneh! "Reaksi pasar" adalah reaksi rakyat yang bergerak
di
> > bidang usaha, terutama keuangan (bursa saham. money changers, bank,
dll).
>
> WAM:
> Tapi, kan rekasi pasar yang langsung dapat dilihat hasilnya.
Jawab: Benar dari sudut "orang yang bergerak di usaha pasar-uang".
>
> > Reaksi umum ( every day life ), biasa-biasa saja; ya karena rakyat
selalu
> > woordloos denken (berpikir-tanpa-mengleuarkan pendapat/perasaanya);
>
> WAM:
> Saya pun, kalau saja Rupiah nggak mlorot terus, nggak ambil pusing siapa
> yang jadi menteri atau presiden.
Jawab: Nah, 101% setuju !!!
>
> > sedangkan para pemimpin woordvol denken ( berpikir dan banyak bicara ).
> > Mengenai ucapan-ucapan pemimpin lainnya seperti AR; ya berfungsi baik
untuk
> > "mendorong GD bekerja benar dan lurus!"; sekalipun kita ketahui
> > ketidakpuasan pribadi AR dalam arena permainan-politiknya.
>
> WAM:
> Lebih salah lagi kalau AR diem saja.
Jawab : Setuju lagi! Apalagi jika AR konsisten!
>
> > Atau ada di milis ini psychiater/psycholoog yang bisa "menggambarkan
GD";
> > untuk lebih memahaminya.
>
> WAM:
> GD adalah GD. Apakah dia dapat digolongkan sebagai orang normal, embuh.
Jawab : podo Mas, aku yo emboeh, normal, paranormal atau abnormal!!!!,
Janto
>
>
>
>
>
>
>
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
>
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!