BPPT ngeluh, karena mau cari serbuk gergaji sudah tak
ada. Padahal, serbuk gergaji tersebut punya nilai
ekonomis kalau dilakukan treatment lanjutan.

Kalau disimak, problemnya adalah serbuk gergajian yang
tak ada. Sebenarnya, secara konseptual, serbuk gergaji
memiliki potensi.

Jika begitu, kenapa konsep tersebut tidak dijalankan,
dengan menciptakan sumber-sumber baru bagi
ketersediaan serbuk gergajian tadi?

Tak usah repot sampai ke Kalimantan segala, kalau cuma
itu. Pohon-pohon Sonokembang begitu mudah tumbuh dan
besar. Juga tak memerlukan pengaturan tanam yang
teramat sulit. Selain itu juga tahan dan gampang
tumbuh. Jika cuma mau nguber serbuk gergajian, kenapa
tidak tanaman ini saja, yang tak harus berebut dengan
industri kayu lapis, furnitur, dan lain sebagainya,
sebagai sumber serbuk gergajian. Ciptakan mesin yang
mampu melumat pohon-pohon sono ini, sehingga yang
keluar adalah setara dengan serbuk gergajian.

Masa hanya karena serbuk-gergajian di Kalimantan habis
lalu BPPT menghentikan proyeknya?
-
--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Yang pasti, kalau kita menual kayu gelondongan maka
> nilai tambah
> itu tidak akan dinikmati.
> 
> Bayangkan, tahu 80 an Kompas pernah menurunkan
> artiel mengenai
> penebangan hutan itu yang intinya ada orang Filipina
> mengatakan:"dari jendela ini aku meliat setiap hari
> dolar
> mengalir"
> 
> Yang harus membayar externalities orang di
> Kalimantan sedang yang
> menikmati revenue adalah para Koruptor!
> 
> 
> ----- Original Message -----
> From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Saturday, August 26, 2000 10:33 AM
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Keprihatinan Atas Kasus
> Indorayon
> 
> 
> Coba dikaji, mana lebih memberikan manfaat, jual
> kayu
> atau malah serbuk gergajiannya. Jika justru serbuk
> gergaji yang bermanfaat, kenapa nggak dijadikan
> gergajian saja semuanya? Dengan begitu dia bukan
> limbah, tetapi produk utama. Kenapa sungkan?
> 
> ----------------------
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia,
> http://www.indokado.com 
> Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan
> LAKUKAN SENDIRI 
> Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
> Keluar: [EMAIL PROTECTED]
> 
> Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 


=====
Sugih durung karuwan, sombong didisikno...

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Yahoo! Mail - Free email you can access from anywhere!
http://mail.yahoo.com/

->Kirim bunga ke-14 kota di Indonesia, http://www.indokado.com 
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia!












Kirim email ke