Kawan-Kawan sekalian,
Luar biasa! Kalau semuanya keluar dari hati yang tulus, Martin adalah orang
baik sekali. Mudah-mudahan dalam lingkungannya banyak manusia lain bisa
ketularan kebaikannya. Amin.

Saya pingin tanya sedikit:
From: "H.P. Martin Y. Manurung" <[EMAIL PROTECTED]>
"Saya kebetulan tidak hobby membela diri apalagi membela agama dan membela
Tuhan."
================================================
Bagaimana kalau membela orang yang dibantai karena agamanya ? Apakah anda
bisa mengartikan lain dari itu, bila suatu pesantren ditumpas habis sampai
sapi-sapinya, atau suatu kumpulan orang yang lagi sholat idulfitri dibantai
( garong mau mengoleksi arloji-arloji, kali !) ?

Apakah membela orang dibantai karena agamanya sama dengan membela agamanya ,
jadi termasuk yang bukan hobby-nya bung Martin yang amat manusiawi itu ?

Susahnya, bila tidak punya media yang baik , bahasa yang pas, metode yang
pas pula, ( dan duit yang cukup pula),  membela manusia islam bisa
dibalik-artikan menjadi membela agama. Amat tidak keren. Mas Aswat pasti
masih ingat ketika saya "nangis" di media milis mengabarkan banyak orang
mati dibunuhi ketika sembahyang idul-fitri......Tidak ada orang Nasrani
luar-biasa seperti Martin yang ikutan nangis. Kala itu, pertikaian belum
ruwet. Tapi, kala itu membela manusia tidak laku...karena agamanya islam
mungkin?.
Mayoritas tapi bagi buih dilautan, tidak ada daya, tidak ada wibawa, tidak
didengar, karena miskin, karena bodoh. Nasibnya cuma dipepet , digencet,
marah, ekstrim, dan dibabat....!

Kalau sekedar keren-kerenan bahasa, itu mah jauh lebih mudah daripada
keren-kerenan sensitivitas nurani......
Kekerenan nurani adalah relijiusitas yang anda sebut itu........

Wassalam,
Abdullah Hasan.


----- Original Message -----
From: "H.P. Martin Y. Manurung" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, November 30, 2000 17:46
Subject: Re: [Kuli Tinta] Fw: [Kuli Tinta] Siri-Sori-Siri-Sori-
Uneg-Uneg-Sorry


> Bung Martin,
> Kalau anda punya versi kaum Muslimin Ambon membantai
> duluan, bikin gara-gara duluan, tolong kirim Japri kepada saya.
> Versi anda terus-terang belum pernah saya ketahui.
> Kalau cuma versi pertengkaran sosial, iri-mengiri , ataupun
> pertengkaran mulut baku tinju biasa, saya sudah ngerti. Lha
> wong negeri kita dimana-mana memang keadaannya sudah
> brengsek....

Martin:
Punya Versi? Saya kebetulan tidak hobby membela diri
apalagi membela agama dan membela Tuhan
Jadi, saya memang tidak menghargai versi sebagian orang Kristen yang
mengatakan bahwa "Oh.., dari pihak sana yang mulai duluan".
Bagi saya, versi-versi spt itu adalah sampah..

Mungkin anda mendengar versi ketika anda sholat Jumat
atau dari majalah Sabili

Saya sendiri sangat menghardik versi-versi serupa dari pihak Kristen
ketika saya mendengarnya di khotbah-khotbah Kristen kaum "karismatik" dan
"pentakostal"
yang juga hanya menceritakan "penderitaan umat Kristen", lengkap dengan foto
dan videonya
Asal saya mendengarnya, saya langsung berkata: "Kalian harus sadar, yang
mati dan menderita itu bukan orang Kristen saja. Tetapi juga saudara-saudara
kita umat Islam! Nggak ada gunanya semua yang kalian buat ini, kalau kalian
tidak menghentikan semua yang terjadi!". Dalam peribahasa dibilang: "Kalah
jadi abu, menang jadi arang!", nggak ada yang untung, kecuali yang rugi
adalah orang Maluku sendiri, orang Poso sendiri.

Saya menganggap agama dan Tuhan tidak perlu dibela
Yang perlu: tunjukkan saja keagamaan itu (religiositas)

> Adapun bila saya ngotot bicara siapa yang membantai dulu,
> itu cuma sekedar membuka benak banyak Muslim seperti saya.
> Saya yakin sekali, bila kebesaran hati seperti itu ada,
> kok rasanya maaf-maaf-an bisa lebih mudah. Jadi bukan
> sekedar otot-ototan tapi maksudnya menyumbang
> penyelesaian...
>
> Kalau sekedar seruan : Berhenti sekarang , kini dan disini !
> memang gampang. Tapi lha kan sudah gagal menghentikan
> pertikaian tersebut...

Martin:
Saya tidak punya arti kata "gagal" dalam kamus perjuangan
apalagi perjuangan untuk perdamaian dan keadilan
Terus berusaha.., terus berusaha.....

____________________________________________




................Sambut MASA DEPAN BARU Indonesia...............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan LAKUKAN SENDIRI 
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com 















Kirim email ke