yah, rasanya cukup memang.
secukup pemahaman bahwa ada orang dan kelompok
orang-orang yang ingin membela presidennya. presiden
itu pernah duduk di jabatannya atas dasar pemilihan
lembaga tertinggi negara ini. berarti merupakan suatu
konsesus dan kesepakatan. kesepakatan yang tentunya
ada ketentuan-ketentuannya.
juga cukup dengan pemahaman bahwa ada orang dan
kelompok orang yang menginginkan presiden turun.
biarpun sebenarnya penuntut mundur presiden itu dulu
adalah yang mempromotorinya dan mencarikan dukungan
agar presiden dapat berhasil naik. kelompok itu jelas
dipelopori oleh wakil-wakil partai yang memperoleh
suara sebanding dengan 7% dan kurang dari itu,
kursinya di DPR.
masalah persen-2 yang lain ikutan mendukung dan
sekarang menjadi "ketakutan" ketika pendukung presiden
mulai pamer kekuatan, yang sebetulnya mirip-2 pula
dengan pamer kekuatan para penentang presiden
menjelang memorandum I dulu..... katakan saja itu
sebuah ketakutan yang nyata! bedanya dulu
diwakili oleh orang-2 yang mengaku-aku dari kalangan
intelektual dan ilmuwan, sekarang dari para panakawan.
dan pidak pedarakan.... yang tak ada cara lain bagi
mereka selain pamer otot dan senjata hingga kekebalan
fisik.
Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?
----- Original Message -----
From: "Martin Manurung" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: "HKBP Mailing List" <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, April 19, 2001 4:45 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Mengenai HKBP
> Tidak ada "pengerahan massa/jemaat" HKBP untuk mendukung Gus Dur. Bahwa
> banyak jemaat HKBP yang secara pribadi mendukung Gus Dur, hal itu mungkin
> saja. Tetapi, tidak ada instruksi dari Kantor Pusat HKBP untuk urusan
> seperti itu, karena HKBP sendiri masih berkonsentrasi untuk rekonsiliasi
> internal setelah enam tahun dilanda krisis sebagai akibat campur tangan
> Soeharto dan Militer pada tahun 1992-1998. Dan, Ephorus HKBP sekarang ini
> adalah Pdt.Dr. JR. Hutauruk, bukan lagi Pdt. Dr. SAE Nababan. Beliau (SAE
> Nababan) telah pensiun dari pelayanan kependetaan di HKBP, walaupun masih
> menjabat sebagai pimpinan gereja-gereja di level internasional.
>
> Saya rasa cukup.
> ____________________________________________
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--