Betul,
"Cukup" artinya: no big deal. Tidak ada persoalan hebat ttg hal itu.
Juga buat Mas Agus, santai saja. Gereja di bom sudah biasa kan? Gereja itu
kan bukan gedungnya, tetapi orang-orang yang bersekutu di dalamnya.
____________________________________________
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
Faculty of Economics, University of Indonesia.
My religion is very simple,
my religion is kindness
-- Dalai Lama
----- Original Message -----
From: Ki Denggleng Pagelaran <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, April 19, 2001 6:33 malam
Subject: Re: [Kuli Tinta] Mengenai HKBP
> yah, rasanya cukup memang.
> secukup pemahaman bahwa ada orang dan kelompok
> orang-orang yang ingin membela presidennya. presiden
> itu pernah duduk di jabatannya atas dasar pemilihan
> lembaga tertinggi negara ini. berarti merupakan suatu
> konsesus dan kesepakatan. kesepakatan yang tentunya
> ada ketentuan-ketentuannya.
>
> juga cukup dengan pemahaman bahwa ada orang dan
> kelompok orang yang menginginkan presiden turun.
> biarpun sebenarnya penuntut mundur presiden itu dulu
> adalah yang mempromotorinya dan mencarikan dukungan
> agar presiden dapat berhasil naik. kelompok itu jelas
> dipelopori oleh wakil-wakil partai yang memperoleh
> suara sebanding dengan 7% dan kurang dari itu,
> kursinya di DPR.
>
> masalah persen-2 yang lain ikutan mendukung dan
> sekarang menjadi "ketakutan" ketika pendukung presiden
> mulai pamer kekuatan, yang sebetulnya mirip-2 pula
> dengan pamer kekuatan para penentang presiden
> menjelang memorandum I dulu..... katakan saja itu
> sebuah ketakutan yang nyata! bedanya dulu
> diwakili oleh orang-2 yang mengaku-aku dari kalangan
> intelektual dan ilmuwan, sekarang dari para panakawan.
> dan pidak pedarakan.... yang tak ada cara lain bagi
> mereka selain pamer otot dan senjata hingga kekebalan
> fisik.
>
>
> Ki Denggleng Pagelaran
> --------------------------
> apa bedane uwong ambek
> manungsa?
>
> ----- Original Message -----
> From: "Martin Manurung" <[EMAIL PROTECTED]>
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: "HKBP Mailing List" <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Thursday, April 19, 2001 4:45 PM
> Subject: Re: [Kuli Tinta] Mengenai HKBP
>
>
> > Tidak ada "pengerahan massa/jemaat" HKBP untuk mendukung Gus Dur. Bahwa
> > banyak jemaat HKBP yang secara pribadi mendukung Gus Dur, hal itu
mungkin
> > saja. Tetapi, tidak ada instruksi dari Kantor Pusat HKBP untuk urusan
> > seperti itu, karena HKBP sendiri masih berkonsentrasi untuk rekonsiliasi
> > internal setelah enam tahun dilanda krisis sebagai akibat campur tangan
> > Soeharto dan Militer pada tahun 1992-1998. Dan, Ephorus HKBP sekarang
ini
> > adalah Pdt.Dr. JR. Hutauruk, bukan lagi Pdt. Dr. SAE Nababan. Beliau
(SAE
> > Nababan) telah pensiun dari pelayanan kependetaan di HKBP, walaupun
masih
> > menjabat sebagai pimpinan gereja-gereja di level internasional.
> >
> > Saya rasa cukup
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--