Tempo sekarang rupanya senang juga membuat analisis Bombastis. Nggak
sekalian merger saja dengan Rakyat Merdeka atau Harian Terbit?
____________________________________________
Martin Manurung <http://www.cabi.net.id/users/martin>
Faculty of Economics, University of Indonesia.

"Hari-hari esok adalah milik kita, terbebasnya massa rakyat pekerja"
(dikutip dari lagu "Pembebasan")

----- Original Message -----
From: GIGIH NUSANTARA <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>;
<[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, April 25, 2001 9:22 pagi
Subject: Re: [Kuli Tinta] Sebagian Besar Mahasiswa Anti Gus Dur?


>
> --- "Daniel H.T" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > di majalah Tempo, 29 April 2001, halaman 29, a.l.
> > Tempo menulis: "Yang
> > ditakutkan, kedatangan pendukung Presiden di Jakarta
> > akan 'disambut'
> > sejumlah kelompok yang ancang2 menghadapi mereka.
> > Selain mahasiswa YANG
> > SEBAGIAN BESAR ANTI-ABDURRAHMAN, ...."
> >
> > Pertanyaan saya kepada Tempo adalah darimana dan
> > bagaimana Tempo bisa
> > mengambil kesimpulan bahwa sebagian besar mahasiswa
> > (khususnya di Jakarta
> > dan sekitarnya?) adalah mereka yg anti-Abdurrahman?
> > Kalau bisa Tempo lebih
> > spesifik, "sebagian besar"  itu sekitar berapa
> > persen?
> >
> >
>
> Untuk yang mau 'nyambut', harap ati-ati. Ada latar
> belakang keyakinan yang pasti berbeda, yang mendasari
> sikap masing-masing, untuk anti atau pro.
>
> Untuk yang anti, landasan mereka sekedar politis, yang
> banyak trik dan bungkus-bungkus. Jelas ini tak cukup
> untuk membuat mereka benar-benar self-confident. Beda
> dengan yang pro, lebih-lebih pasukan FPK, yang antara
> lain juga didasari oleh niat bulatnya, bahkan rela
> mati segala. Ini akan menimbulkan dorongan motivasi
> dan emosional yang sangat kuat. Dengan melihat ini,
> maka angka-angka menjadi absurd. Lebih-lebih jika para
> 'penyambut' memang berniatkan untuk adu keras.
>
> Persentase sudah tak relevan ditanyakan. Yang penting,
> berapa banyak. Itu saja. Sebab, di luar FPK dengan
> pasukan berani matinya, masih ada jutaan silent
> majority yang sudah bosan dengan mulut-mulut politisi
> yang harus dibungkam.
>
> =====
> Sugih durung karuwan, sombong didisikno...


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke