--- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Belum tentu Bung,
>
> Bisa membaca kekuatan visi MW enggak setelah ia
> menjadi wapres. Coba, Bung Pop putar kembali seluruh
> wawancara atau pidato MW tanpa teks.
>
> Setelah terjadi pergantian inner circle MW, apakah
> Bung tidak melihat perubahan itu?
>
> Arus bawah muak tetapi tidak bisa apa-apa. Coba
> perhatikan warna wakil2 PDIP hingga di dprd.
> Silahkan membuat tabulasi. PDIP arah medan atau pdip
> arah surabaya? Arus bawah sih bolodupakan dalam
> sistem politik kita.
>
> MW boleh mencontoh gaya Soekarno dalam berpidato
> sebagai pembenaran anak biologisnya, namun tidak
> karakter soekarno bapak biologisnya yang mudah
> dijajah dan berjiwa merdeka.
>
> ��
---------
Dengar pidatonya Mega, persis kayak denger kaset
lagu-lagu house-music, untuk mengiringi gedeg, cuma
beberapa kata, yang diputer bolak-balik. Persis kayak
ndengerin kaset di tape-recorder yang bisa bolak-balik
sendiri, tapi sayang, pitanya pendek banget.
Diulang-ulang di bagian yang bakalbanyak tepukannya.
Seperti Ir. Soekarno ? babar blas gak memper.
Kesalahan terbesar Mega adalah ketidakmampuan memilih
siapa yang masuk squad-nya. Dulu PDI-P adalah partai
yang dikenal miskin. Tapi ya mbok jangan gampang
kepencut duit, tah, mbak.....
=====
+==========================================================+
| Sugih durung karuwan, sombong didisikno... |
| Nek kate banyolan, http://matpithi.cjb.net ae, rek... |
+==========================================================+
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Spot the hottest trends in music, movies, and more.
http://buzz.yahoo.com/
...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]
->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--