Abu Bayu. Medan Internet ini adalah macam sebuah kebun Luas kalaulah tidak dikatakan Dunia. Dalam kebun ini ada yang haq dan ada yang bathil. Anda telah memilih yang bathil untuk menanggapi tulisan saya. Kalau cara seperti itu berdiskusi, anak-anakpun sanggup. Itu bukan diskusi tuan. Itu main lepar-lemparan namanya. Tuan melempar tongkat kesaya dan sayapun akan melakukan hal yang sama.
Sepatutnya tuan menanggapi tulisan saya dulu sebagai jawaban dari tuduhan tuan bahwa Syi'ah sesat. Alasan tuan diantaranya Syi'ah membenci para sahabat. Disini pembaca dapat memahami bahwa yang dimaksudkan tuan Bayu adalah membenci Abu Bakar, Umar, Usman dan konco-konconya. Padahal terbukti justru Allah dan rasulnya sendiri mengutuknya, bukan sekedar membenci. Disini ternyata anda tidak memahami sejarah Islam. Abubakar, Umar dan Usman cs termasuk satu kumpulan yang membuat perjanjian lain dibelakang Ka'bah setelah Allah dan Rasulnya
mengangkat Imam Ali bin Abu Thalib sebagai penggantinya atau Khalifahnya yang sah di Ghadirkhum. Reaksi daripada persekongkolan mereka yang membuat ummah pecah sejak zaman itu sampai sekarang ini dapat anda saksikan ketika Rasulullah hendak menulis wasiatnya agar ummah tidak sesat dikemudian hari. Ketika itu Umarlah yang disokong Abu Bakar, Usman dan orang ramai yang berani menentang Rasulullah yang sedang sakit dengan mengatakan: "Orang itu sedang meracau, cukuplah bagi kita kitab Allah". Lalu terjadilah keributan hingga Rasulullah terpaksa mengusir mereka yang kontra itu.
Dua hari menjelang wafatnya Rasulullah, beliau telah siapkan sebuah pasukan untuk memerangi Roma. Usamah bin Zaid yang saat itu berusia delapan belas tahun diangkat sebagai komandan pasukan perang. Tokoh-tokoh Muhajirin dan Anshar seperti Abu Bakar, Umar, Usman, Abu Ubaidah dan sahabat-sahabat "besar" lainnya diperintahkan untuk berada di bawah pasukan Usamah ini. Umar mencela pengangkatan Usamah. Dia berkata, "Bagaimana Nabi bisa menunjuk seorang anak muda yang belum tumbuh janggut sebagai komandan pasukan kami?"
Sebelum itu Umar cs juga pernah mencela pengangkatan ayahnya oleh Nabi. Sedemikian rupa mereka memprotes Nabi SAWW sampai beliau SAWW marah sekali. Dengan kepalanya yang terikat karena deman panas yang dideritanya, Nabi keluar dipapah oleh dua orang dalam keadaan dua kakinya yang terseret-seret menyentuh bumi. Nabi naik ke atas mimbar, memuji Allah dan bertahmid padaNya. Sabdanya: "Wahai muslimin, apa gerangan kata-kata sebagian di antara kalian yang telah sampai ke telingaku berkenaan dengan pengangkatanku Usamah sebagai pemimpin. Demi Allah, jika kamu kini mengecam pengangkatannya; sungguh hal itu sama seperti dahulu kamu telah mengecam pengangkatanku terhadap ayahnya sebagai pemimpin. Demi Allah, sesungguhnya ia amat layak memegang jabatan kepemimpinan itu. Begitu juga
puteranya ”setelah ia sungguh amat layak untuk itu.( Thabaqat Ibnu Sa'ad jil.2 hal.l90; Tarikh Ibnu Atsir Jil. 2 hal. 317; Sirah al-Halabiyah jil. 3 hal. 207;Tarikh Thabari jil. 3 hal 226.)
Kemudian beliau mendesak mereka untuk segera berangkat. Katanya: "Siapkan pasukan Usamah. Lepaskan pasukan Usamah. Berangkatlah Sariyyah Usamah." Beliau mengulang-ulang ucapannya seperti itu, tapi mereka tetap enggan dan bermalas-malasan di Jurf.
Sikap seperti ini mendorong kita untuk bertanya, alangkah beraninya mereka terhadap Allah dan RasulNya? Kenapa harus durhaka terhadap Nabi SAWW yang begitu kasih dan sayang pada kaum mukminin? kita tidak dapat membayangkan, begitu juga orang lain, tafsiran apa yang bisa membenarkan pelanggaran dan pengabaian seperti ini?
Seperti biasa, ketika membaca peristiwa-peristiwa yang menyentuh tentang kemuliaan para sahabat,
maka kita berusaha untuk tidak mempercayainya terlebih dahulu. Namun bagaimana mungkin kita dapat mendustakannya sementara ahli sejarah dan ahli hadis, Sunnah dan Syi'ah, telah meriwayatkannya secara ijma?'.
Silakan baca alasan-alasan Ahlu Sunnah yang mengatakan bahwa mereka yang menolak kepemimpinan Usamah sebenarnya adalah karena mereka tokoh-tokoh dan pemuka-pemuka Qurasiy. Mereka adalah orang yang pertama memeluk Islam sementara Usamah masih baru dan tidak pernah ikut serta dalam berbagai peperangan yang menentukan seperti Perang Badar, Perang Hunain dan Perang Uhud. Usamah juga waktu itu masih terlalu muda. Dan kebiasaannya jiwa orang-orang tua tidak akan rela berada di bawah perintah anak muda. Itulah kenapa mereka mengecam Nabi dalam pengangkatannya ini dengan maksud agar menggantikannya dengan salah seorang tokoh sahabat lain. Alasan ini sama persis sebagaimana alasan "Malaikat" yang dijadikan Allah dari api
(Iblis) ketika menolak untuk tidak sujud kepada Nabi Adam, sebagai perintah dari Allah sendiri untuk membuktikan kelebihan atau ketinggian derajad Nabi Adam dari para Malaikat yang dijadikan dari Sinar dan "Malaikat" yang dijadikan dari Api.
Alasan seumpama ini sama sekali tidak bersandar pada dalil akal atau naql (syariat). Seorang muslim yang membaca AlQuran dan mengetahui hukum-hukumnya akan menolak alasan ini. Karena Allah berfirman: "... Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah." (QS. Al Hasyr: 7)
Juga firmannya: "Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barang siapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sungguhlah dia telah sesat dengan kesesatan yang
nyata." (QS. Al Ahzab: 36).
Setelah adanya nas-nas yang jelas ini alasan apa yang kiranya dapat diterima oleh orang-orang yang berakal. Apa yang harus kita katakan kepada kaum yang telah menyebabkan Rasulullah marah sementara mereka tahu bahwa Allah akan murka lantaran murkanya RasulNya. Mereka telah menuduhnya "meracau" dan bertengkar di hadapannya, padahal demi Allah Rasulullah sedang sakit sampai terpaksa mengusir mereka dari kamarnya. Tidak hanya sampai di situ. Yang sepatutnya mereka kembali ke jalan yang benar dan memohon ampun kepada Allah swt atas apa yang telah mereka lakukan dan memohon kepada Rasul agar memintakan ampunan bagi mereka seperti yang diajarkan oleh AlQuran, namun mereka tetap melakukan protes terhadap Rasulullah tanpa memperdulikan kasih sayang yang diberikannya pada mereka sebagaimana diperintahkan Allah kepada kita setiap orang yang beriman melalui Al Qur-anul Karim. Mereka tidak
memberikan penghormatan yang sewajarnya kepada Rasulullah. Dua hari setelah tuduhan yang mereka lontarkan, mereka kemudian mengecam pengangkatan Usamah sebagai pemimpin pasukannya sehingga beliau terpaksa mendesak mereka keluar dengan keadaan yang menyedihkan seperti yang dikatakan oleh para ahli sejarah.
Tuan Bayu. Pernahkah tuan membaca hadist yang mengatakan bahwa Ummat Muhammad akan pecah kepada 23 firqah dan semuanya masuk neraka kecuali satu. Sudah barang pasti bahwa semua pihak mengklaim bahwa yang satu itu adalah golongan mereka. Tapi tidakkah kita berfikir dengan pikiran yang jernih serta melihat Firman Allah dan Hadist-hadist yang benar-benar saheh, bukan disaheh-sahehkan serta sejarah yang sebenarnya terjadi?
Kendatipun keterangan diatas sudah cukup sebetulnya bagi orang-orang yang mau berfikir bukan bagi orang-orang yang fanatik buta. Namun tidak salahnya saya tambah sedikit lagi:
Dari Abban, Sulaim berkata: Aku telah mendengar Imam 'Ali berkata:" Sesungguhnya Ummah ini akan pecah kepada 73 firqah. 72 firqah ke Neraka. Hanya satu kumpulan ke Syurga. 13 daripada 73 firqah mencintai kami Ahlul Bayt, tetapi satu kumpulan saja yang masuk Syurga. Sementara 12 firqah masuk Neraka". (kitab Sulaim Al hilali hal 32)
Jadi kalau tuan Bayu mengatakan bahwa Syi'ah Menikam Keluarga (Ahlul Bait) Rasulullah sendiri adalah keliru 180 derajad. Yang disebutkan tuan Bayu itu adalah yang termasuk 12 firqah itu (Syi'ah Palsu) sebagaimana juga adanya Sunni Palsu.
Mereka itu sekarang berkembang lagi hingga menjadi 18 firqah (golongan):
A. Zaidiyyah (mughairiyya, jarudiyya,zakariyya, khashbiyya dan khaliqiyya)
B. Kaysaniyyah (mukhtariyya, karbiyya, ishaqiyya dan harabiyya)
C. Qaddahiyya (nasiriyya dan sabahiyya)
D. Ghullat
(sabaiyya, mansuriyya, gharabiyya, bazighiyya, yaqubiyya, isma'iliyya dan azdariyya)
Billahi fi sabililhaq
Ali Al Asytar
Stavanger, Norwegia
Abu Bayu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Syi'ah selalu mengembar-gemborkan bahwa merekalah yang paling cinta kepada Ahlul Bait Rasulullah SAW, padahal kenyataannya justru merekalah yang memusuhi dan menikam ahlul bait beliau... Untuk jelas hujjahnya silahkan baca artikel terlampir....
Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business.
Want to be your own boss? Learn how on Yahoo! Small Business. __._,_.___
Tahukah anda!!! Lantak group tidak menapis sebarang maklumat yg anda kirim??? Inilah yg membuat berita anda cepat dan jelas (jangan salahgunakan keistimewaan ini)...
beri tahu maklumat ini kepada rakan anda, ajaklah mereka untuk bergabung bersama dengan hanya semudah megirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED]
Salam perjuangan.
--------------
ACHEH - Tiada pilihan lain selain MERDEKA!!!
**UNTUK BERHENTI MELANGGAN DARI MILIS LANTAK:
kirimkan email anda kepada [EMAIL PROTECTED]
http://lantak.cjb.net
*PLEASE REPORT ANY LANTAK ABUSE TO: [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
| Asia business | Asia | Region mortgage company |
| Regions mortgage inc | Regions mortgage |
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
