Bung Otto Syamsuddin dan Abang Jems 
Padum nale ureueng puasa hana meuteumeu sapeue keutjuali deuek ngen grah 
(hadist) Meuseue tatanjeng bak pulisi blg njan naditeupeue narit 
Rasulullahnjan? Prediksilon awakdroeneuh akan neudjaweueb bahwa ken 
meupulisinjan blg dan klprp tapi peunguasa dan peudjabat Hindunesiapih saban 
klprp dan blg. Njan bagoe system Hindunesia, pakiban tjara beumeu ubah?  

Peukaradjih kawom dhuafa njeng Neujue bila le Allah bak geutanjoe njeng 
meuiman, sabe lam seungsara hudep pabila kawom mutaqabbirun hana tausaha supaya 
beumeugantoe ngen kawom njeng Neuredha Allah swt.  Meuseubabnjan geutanjoe 
handjeuet taiem droe dan njeng that leubehlom peunteng taseumike, peue 
geutanjoe teumasok bagian dari kedhaliman njeng diaplikasikan le peunguasa 
Hindunesia atau peuekeuh seb alasan bagi geutanjoe watee meuhadap ngen hukom 
Allah di Yaumil Akherat teuma?. Njan that peunteng taanalisa lambuleuen 
mulianjoe, njakni Ramadhan Mubarrak

Salam Ramadhan!!!
"Betapa banyak orang yg berpuasa, tapi
mereka tidak mendapat apa-apa kecuali 
lapar dan dahaga"  (hadist) 


--- On Sat, 8/29/09, jems abang <[email protected]> wrote:

From: jems abang <[email protected]>
Subject: Re: [IACSF] Vedr. RAZIA, PUNGLI CARI UANG UNTUK LEBARAN
To: [email protected]
Date: Saturday, August 29, 2009, 3:30 PM






 




    
                  dipike hana shopuereugam peng dr laen makajih di puereugham 
lee awak moto guerubak dan sebago jih , sabab euro raya kato peng pih hana 
meunyo harap ak gaji han sep untuk blo baje dan lueweu anuek peurumoh wate 
euroraya , sep malee polisi lage nyaan , teuma  ho dimee peng uentuk awak nyan 
lee permerintah pu dinuek blo moto gileng lom .


Pada 27 Agustus 2009 16:37, aroen jeram <aroen_jeram@ yahoo.com> menulis:













 




    
                  semalam saya melakukan perjalanan dari yogya ke jakarta. 
sekarang mulai bermunculan razia2 yang dilakukan oleh polisi di sejumlah titik 
pada tengah malam. utamanya bukan polisi lalulintas. fenomena cari uang sudah 
dimulai. anehnya, kenderaan yg sy tumpangi jauh duluan berhenti dan hanya 
diperiksa stnk dan sim, tapi mobil yang dibelakang --mobil angkutan--- duluan 
berangkat. mungken begitu polisi mendekat, langsung sopir "peureugam peng" shg 
langsung bisa berangkat dg tanpa diperksa


From: Teuku Mulya Johansyah <mulyajohansyah@ gmail.com>
To: ia...@yahoogroups. com

Sent: Wednesday, August 26, 2009 1:54:05 AM
Subject: Re: [IACSF] Vedr. RAZIA, PUNGLI CARI UANG UNTUK LEBARAN














 

    
                  Itu polisi indon, belajar nya dari nenek moyang nya dulu 
Marsause Belanda... Jadi maklum aja lah..


2009/8/25 Muhammad al qubra <acheh_karbala@ yahoo.no>














 




    
                  Polisi itu dibayar dari tali spatunya smpai ke ujung rambut 
dengan uang rakyat. Adakah manusia yang membenarkan tidakan semena-mena seperti 
itu? 







Fra: Fadli Hasan <fadliha...@yahoo. dk>
Til: Ahmad Sudirman <ah...@dataphone. se>; Risyaf Ristiawan <barakatak_jol_ 
l...@yahoo. com>; Lakei Droe <lakeid...@yahoo. com.my>; Atjeh Lon Sajang 
<atjehlonsajang@ yahoo.com. my>; jaroe hanagaki <jaroehanagaki@ yahoo.de>


Kopi: Sekretariat KPA <sekretariat_ k...@yahoo. co.id>; subid...@indonesisk 
aambassaden. se; subidk...@indonesis kaambassaden. se; Agoosh Yoosran 
<a_yoos...@yahoo. com>; Satria Pitpancal <baht...@gmail. com>; Ahmad Sudirman 
<ahmad_sudirman@ hotmail.com>; reda...@acehkita. com; agus_s...@hotmail. com; 
amanha...@yahoo. com; arif...@yahoo. com; l4w_...@yahoo. com; agung_sitijenar@ 
yahoo.com; abu_mamplamsaka@ yahoo.co. id; azua...@yahoo. com; abu_abdilhadi@ 
yahoo.com; airlamb...@yahoo. com; [email protected]. id; ardi...@yahoo. com;
 albir...@gmail. com; [email protected]. id; alasytar_acheh@ yahoo.com; 
ahmed...@yahoo. com; ahmad_mattulesy@ yahoo.com; as_fitr...@yahoo. com; 
Muhammad al qubra <acheh_karbala@ yahoo.no>;
 aneuk_pasee@ yahoo.com; apalambak2000@ yahoo.ca; alexandra_raihan@ yahoo.com. 
sg; abup...@yahoo. com; asudir...@yahoo. co.uk; arie...@yahoo. com; Acheh 
Merdeka <achehmerdeka@ yahoo.com>; abusi...@yahoo. com; ari_li...@yahoo. dk; 
aliasn...@yahoo. com; agambeureugoh@ yahoo.com; bu...@eramuslim. com; 
bay...@yahoo. com; bakhtia...@yahoo. com; bujok_p...@yahoo. com; bias_agam2002@ 
yahoo.com; [email protected]. id; [email protected]. id; best...@kompas. com; 
bambang...@re. rekayasa. co.id; bambang...@rekayasa .co.id; Pos Bali 
<balip...@indo. net.id>; bukharipasi66@ yahoo.no; chaerul_moenadi@ yahoo.com; 
central_maop@ yahoo.com; commit...@freeacheh .info; cottr...@yahoo. com; 
chiraq_2002@ yahoo.com; cara...@yahoo. com; cdhara...@ap. org; cici_s...@yahoo. 
com; Che Guevara <cheli...@gmail. com>;
 choky_c...@yahoo. com; [email protected]. id; kunt...@brr. go.id; arlan nur 
<arlan...@yahoo. com>; danny_kpg85@ yahoo.co. id; albir...@gmail. COM


Sendt: Mandag, august 24, 2009 14:38:59
Emne: RAZIA, PUNGLI CARI UANG UNTUK LEBARAN






Tertabrak Polisi Saat Hindari Razia
Kepala Mahasiswa Bocor Dihantam Senjata
24 August 2009, 09:30 Pase Administrator 


LHOKSEUMAWE – Naas nasib Arifin (21), mahasiswa asal Kutablang, Kecamatan Banda 
Sakti, Lhokseumawe. Mencoba menghindari dari razia polisi di kawasan Desa Cot 
Puuk, Kecamatan Gandapura, Bireun, ia menyenggol perut seorang polisi yang 
menghadangnya. Arifin kemudian ditonjok, ditendang, bahkan dihantam dengan 
popor senjata hingga kepalanya bocor.



Mahasiswa Universitas Jabal Ghafur (Unigha) cabang Gandapura ini kepada Serambi 
di Lhokseumawe, Minggu (23/8) menceritakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 
(22/8) sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum kejadian, katanya, ia baru pulang dari 
Matang Geulumpang Dua bersama pacarnya, Ayu (20) yang juga berasal dari 
Lhokseumawe.



Saat itu ia mengendarai sepeda motor Cina merek Thosa yang tidak ada rem depan. 
Sesampai di lokasi, ia telah melewati dua polisi yang berdiri di sekitar papan 
bertuliskan ‘ada pemeriksaan polisi’. Takut karena tak memiliki SIM, ia 
langsung balik
 kanan. Setelah berhasil melewati satu polisi, tiba-tiba satu polisi lainnya 
menghadang.

Saat itulah, ia mencoba mengerem agar tidak menebrak polisi itu. Mungkin karena 
hanya menggunakan rem belakang, maka sepmornya pun sempat mengenai perut 
seorang personel polisi. “Saat terkena itu, sepeda motor saya jatuh sedangkan 
oknum polisi itu pun tidak apa-apa,” ungkapnya.



Setelah kejadian itu, lanjut Arifin, lehernya dijepit dengan lengan seorang 
oknum polisi hingga wajahnya menghadap ke tanah. Lalu, lanjutnya, bertubi-tubi 
ia dipukuli di kepala, wajah, dan ditendang di perut dan pungung, meskipun ia 
tak kenal wajah-wajah pemukulnya itu. Terakhir, tambah Arifin, ia merasakan 
seperti gagang senjata menghantam keras di kepalanya hingga mengeluarkan darah. 
Setelah dihajar, Arifin pun dibawa ke depan sebuah toko yang sudah tutup.



“Saat itu saya disuruh jongkok dan tidak lama disuruh bangun lagi. Kembali saya 
rasakan dua kali pukulan di
 muka saya yang sudah mengalir darah dari kepala,” kisah Arifin. Setelah 
dipertemukan dengan pimpinan razia dan ternyata ketakutan Arifin akibat tidak 
ada SIM, maka korban pun dibawa ke Puskesmas Gandapura dan mendapat beberapa 
jahitan di kepalanya. “Tidak lama kemudian saya dijemput keluarga. Intinya saya 
sangat keberatan dengan kekerasan yang masih diperlihatkan aparat penegak hukum 
terhadap warganya. Meski saya akui saya bersalah karena mencoba menghindar dari 
razia,” ujar Arifin.



Sementara itu, Kapolres Bieruen, AKBP T Saladin, melalui Kasat Reskrim AKP 
Trisna Safari Y membenarkan adanya insiden tersebut. Tapi, menurut Kapolres, 
insiden itu terjadi secara spontanitas karena personel polisi melihat ada 
temannya yang ditabrak hingga jatuh. “Tapi, kami telah membawa korban ke 
pukesmas untuk diobati lukanya dan juga telah dikembalikan kepada pihak 
keluarga secara baik-baik,” katanya.(bah/muk) 









Få en billig laptop. Se Kelkoos gode tilbud her!



      
Alt i ett. Få Yahoo! Mail med adressekartotek, kalender og notisblokk.
 

      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




 

      


        
        
        






start: 0000-00-00
end: 0000-00-00
      
 

      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke