Dapid Candra wrote:
Tapi memang sepertinya newbie dikasih tahunya seperti itu ya, saya juga
dulu pertama tahu Linux ya tahunya untuk matiin telnet caranya begitu.
Tapi jadi mikir, masak sih mati-hidupnya service cuma tergantung sama #?
Hebat sekali Linux kalo begitu... :-).
Tapi waktu masih jaman /etc/inetd.conf (RH < 7.x) ,
satu '#' menentukan lho... :)
Yang seringkali terlupakan adalah port2 RPC (rpcinfo -p),
alokasinya dinamis lagi, jadi mesti dihandle khusus oleh
ipchain/iptables script.
--
+-R-| Mozilla 1.4 Gecko20030703 |-H-| Powered by Linux 2.4.x |-7-+
|/v\ Agus Budy Wuysang MIS Department |
| | Phone: +62-21-344-1316 ext 317 GSM: +62-816-1972-051 |
+------------| http://www.fasw.co.id/person/supes/ |-------------+
--
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php