Kalo /etc/inetd kan masih harus restart inetd-nya, jadi masih masuk akal.
-- dapidc
Agus Budy Wuysang wrote:
Dapid Candra wrote:
Tapi memang sepertinya newbie dikasih tahunya seperti itu ya, saya juga dulu pertama tahu Linux ya tahunya untuk matiin telnet caranya begitu. Tapi jadi mikir, masak sih mati-hidupnya service cuma tergantung sama #? Hebat sekali Linux kalo begitu... :-).
Tapi waktu masih jaman /etc/inetd.conf (RH < 7.x) , satu '#' menentukan lho... :)
-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

