salam saya Yull dari Ygy, pemula dan baru masuk ke milis.



> Contoh nyata, dari sekitar 250 peserta seminar Linux di Yogya
> Sabtu kemarin, hanya sekitar 20 orang yang pernah mencoba Linux.

hehe,... ketahuan.


Mau komentar :

Apakah distribusi atau lebih luas lagi software komputer yang berbahasa Indonesia itu 
betul-betul diperlukan ? Ini nggak ada hubungannya dengan Nasionalisme looo.

 Soalnya menurut saya, saya jauh lebih mudah mengenali perintah FILE, INSERT daripada 
Fail, Sisip. Trus keuntungan lain, kalau kita membuat langsung ke versi Inggris kan 
orang luar negeri bisa pakai. Trus keuntungan lain, bagi pemula (jika itu sasarannya) 
khan bisa sekalian untuk mempercepat belajar bahasa Inggris dan mereka nggak perlu 
adaptasi lagi ke software-software komputer. Menurut saya jika para pemula (orang 
deso) diajak bermain komputer versi Indonesia justru membuat mereka tambah sulit 
berkembang. Soalnya orang yang ngerti komputer kan mesti ngerti inggris juga, misalnya 
nanti itu yang dibutuhkan jika ingin belajar programming.

Dengan menghilangkan proyek penerjemahan kita akan hemat duit buat bayar jasa ahli 
bahasa (.... pengganguran meningkat). LAgipula proyek terjemahan itu berlangsung 
lucu.... contohnya adalah terminologi TONGKAT KENIKMATAN untuk Joystik, di yogya ini 
sudah rahasia umum.


trims, mungkin topik ini udah pernah dibahas, tapi saya hanya berkomentar (dan mohon 
dikomentari).


regards,
yull

_______________________________________________________________
Get FREE Email, Chat Rooms and Games at http://www.lovemail.com

-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke