Kenapa gak satu investor membiayai untuk pembuatan sebuah distro/aplikasi opensource, lalu di implemntasikan ke perusahaan di indonesia tercinta ini.
Contohnya Rimba linux, debian depok dll, Bikin satu perusahaan/organisasi yang bisa menunjukkan bahwa merk distro ini adalah hak paten dari persh/organisasi itu. Jadi orang bisa merasa terjamin dengan produk yang dia beli itu, karena ada perusahaan yang menjaminnya jika di temukan masalah pada produk yang dia beli itu.Contohnya dengan kontrak 1 tahun untu k support n maintenance. Jadi seperti redhat and suse aja mereka tetap mendistribusikan produknya dengan lisensi GPL dan tetap bisa dapat uanga dengan support n maintenance yang di minta costomer... Ada yang mo bikin? saya mo jadi pengurus/anggota yang bisa --- Ilhamsyah Edwar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Tampaknya perlu ditekankan di sini, bahwa open > source tidak berarti > selalu gratis. Pandangan ini perlu diluruskan. > Contohnya, ada sebuah perusahaan yang ingin > membangun suatu sistem > komputerisasi. Anda diminta, sebagai orang luar > untuk mengembangkannya. > Tentu saja Anda dibayar dengan lumayan. Syaratnya > ialah, Anda harus > memberikan dokumen analisis dan perancangan sistem, > tidak ketinggalan > source code yang telah didevelop. > Saya sih menganggap ini juga merupakan praktik Open > Source. > Definisi Free di Open Source, bukan berarti gratis, > tapi user free untuk > melakukan perubahan sesuai dengan keinginan. > > Untuk membangun bisnis Open Source, kita jangan > meng-hire developer, > tapi justru kita libatkan mereka di sela2 waktu > mereka. Karena hobi > mereka. Toh, Linus pun mengembangkan Linux dari > sekedar ingin > mengimplementasikan sis op serupa UNIX di x86 (PC). > Dari sekedar hobi, > dan ternyata didukung oleh beberapa orang dan > perusahaan. > Selanjutnya kita bisa melanjutkan dengan hal2 > seperti yang dijelaskan > oleh teman2, dari konsultasi, training, dokumen. > > Ini masukan dari saya. > > Thanks > > Mico Siahaan wrote: > > > Nah saya mau bicara dari sisi bisnis. > > > > > > > >Bung Harry menuliskan bahwa secara bisnis, Open > Source bisa juga lebih > >menguntungkan, bergantung kreativitas. > > > > > > > >Nah, terus terang saya masih bingung bagaimana > membangun bisnis di atas > >landasan Open Source. > > > > > > > >Contohnya: saat ini kami memiliki cita-cita dan > sedang mengembangkan > >aplikasi ERP untuk perusahaan menengah. Saat ini > kami terbentur masalah: > >dana dan sumber daya manusia. Dana kami terbatas, > namun tidak manusiawi > >rasanya jika programmer kami harus kerja rodi tanpa > upah yang memadai. > > > > > > > >Di sisi lain: sulit untuk mencari klien yang mau > membeli produk kami dengan > >harga 'lumayan' apalagi jika calon klien tahu bahwa > aplikasi dibangun atas > >dasar aplikasi Open Source yang bagi mereka identik > dengan 'gratis' dan > >murah' > > > > > > > >Jadi, bagaimana saran teman-teman semua? > > > > > > > >-mico- > > > > > > > >-------Original Message------- > > > > > > > >From: [EMAIL PROTECTED] > > > >Date: Wednesday, October 01, 2003 3:51:50 PM > > > >To: [EMAIL PROTECTED] > > > >Subject: Re: [linux-aktivis] Re: [linux-setup] > Kualitas SW Open Source dan > >Proprietry > > > > > > > > > > > >Bisa lebih baik open-source, bisa juga proprietary > - tidak bisa > >digeneralisir. > > > > > > > >Tapi open-source lebih etis secara moral, karena > tidak membuat customer > >terkunci / terjebak dengan satu vendor. > > > > > > > >Dan secara bisnis, open-source juga bisa lebih > menguntungkan. Tergantung > >dari kreatifitas, dan implementasi dari bisnis tsb > sendiri. > > > > > > > > > > > >regards, > > > >-HS > > > > > > > > > ===== Andriansah J **************** 2281026501 0080191330130 076007747336901 __________________________________ Do you Yahoo!? The New Yahoo! Shopping - with improved product search http://shopping.yahoo.com -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

