On Mon, 22 Mar 2004, Frans Thamura wrote:

> Juga, setelah saya pikir2, Sebenarnya negara ini tidak perlu Windows
> bahasa Indonesia, karena tulisan kita menggunakan abjad, untuk negara
> seperti Thailand, Korea, China, Jepang memang perlu, tetapi untuk apa
> negara ini. Apakah sedemikian bodohnya negara ini, sehingga harus
> menghafal semua menu bahasa inggris yang sudah ada, aja sulit. Versi

Hm.. bukan masalah bodoh atau tidak, masalahnya tidak semua pengguna
komputer mau belajar bahasa Inggris terlebih dahulu baru memakai komputer.
Dengan menyediakan menu/GUI berbahasa Indonesia, artinya kita membuka
kesempatan lebih luas kepada orang untuk menggunakan komputer (dan
mengakses informasi).

> bahasa China, Korea, emang jelas perlu, karena disana kan buat surat
> resmi pakai kata-kata yang seperti jahe, disini sudah ada. Wong saya aja
> udah 12 tahun dengan program bahasa inggris ngga masalah. Katanya mau
> export orang, tetapi kok pake bahasa Indonesia.

Frans, kalau patokannya "saya saja" mungkin saya juga nggak mikir
capek-capek nerjemanhin.. Sayangnya masih banyak orang Indoensia calon
pengguna (atau pengguna) komputer yang masih membutuhkan hal itu.
Kuncinya cuma satu satu, memberikan kesempatan yang sama pada semua calon
pengguna (justifikasi bisnis, adalah membuka calon client he he he)

BAnyak orang nganggep sepele penerjemahan dan dianggap gampang. Padahal
mereka belum melakukan.  Setelah melakukannya he he hebaru terasa (he he
bukti khan tim MS saja utk menerjemahkan GUI Indonesia harus mundur dari
schedule-nya, karena baru terasa sulitnya).

Kalau mau sedikit mencicipi sulitnya menerjemahkan silahkan ikuti :

        Distro bahasa Indonesia...membodohi bangsa ?
        http://wiryana.pandu.org/Editorial/read.php?id=terjemahan.html

Nggak percaya Frans ? coba deh terjemahin satu program yang agak besar.

Dan lagi nggak ada hubungan antara mau export orang dengan program
berbahasa Indoensia.  Yang satunya kaitannya dg orang yg belajar TI yang
satunya pengguna umum yang maunya pakai komputer saja.  Jerman saja
mewajibkan program yang digunakan publik harus menyertakan menu bahasa
Jerman dan manual bahasa Jerman (terutama yang digunakan oleh proyek
pemerintahan). Prancis gitu juga, Spanyol seingat saya juga.


IMW
NB : saya tidak crossposting ke milis lain seperti CC di email Frans
     awal.

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke