On Tue, 2004-05-18 at 18:53, fade2blac wrote: > waktu itu, Fri, May 14, 2004 at 05:32:17PM -0400, Resza Ciptadi menulis: > > Heee...hee... belom lagi neh yang lagi jalan linux go to campus nih mas kita > > ngumpulin beberapa kampus (UI,Al-Azhar,ISTN,Budi Luhur)dan katanya mereka sih > > mo bikin distro sendiri kalo ga salah mereka dah bikin milis > > Katanya rutin? ayo dirutinin lagi.. > > > [EMAIL PROTECTED] kumpul tiap sabtu. Bisa minta bantuannya ga > > mas ikutin milisnya kasih asistensi gitu. Tim Matrik juga ikutan disitu ini > > juga buat mengekspant development proses supaya lebih cepat katanya, corenya > > mo dipindah dari RH 9 ke Fedora. Tu RH 9 katanya banyak anehnya. > > > > ic.. ada tim-nya yang mau dokumentasiin nggak? banyak banget yang tanya > cara bikin distro. Mungkin kalau ada webnya bisa langsung dirujuk. Saya > sendiri belum bisa sisihin waktu buat ngetik banyak. > > > Buat Pak Pur: > > Pak Komura sekarang timnya siapa bisa ngga tim komura kasih asistensi ke > > anak-anak di pallawa-project. karena tujuannya sama gimana kalo kita gabungin > > aja. > > > > Iya daripada berbasis fedora, lebih baik berbasis winbi/komura. Wah, wah, distro ini nantinya ditujukan ke pasar mana? Kalau desktop, dan kalau distro ini berbasiskan winbi/komura, siapa yang mau pakai distro yang berbasiskan teknologi lama? Apa tujuannya sih membuat distro baru ini? Why reinvent the wheel? Harus punya alasan yang kuat. Kalau cuma sekadar masalah Bahasa Indonesia, kan Fedora atau Mandrake bisa disetting dengan bahasa Indonesia mulai dari instalasi sampai ke desktop nya ( KDE atau Gnome ).
Ok deh, saya mengerti kalau Indonesia setidaknya mesti mempunyai distro yang khusus "indonesia", kalau begitu sesuai dengan sila ketiga Pancasila yang saya pelajari sejak TK, yaitu Persatuan Indonesia, kenapa tidak join saja projek yang sudah ada yaitu di sini: http://kambing.vlsm.org/debian-all/de2/ Di situ ada projek mengembangkan distro yang berbasiskan Debian. Nah menurus saya ( dan saya mungkin salah ) kan lebih bagus kalau projek ini diimprove oleh orang-orang yang katanya mau membuat distro baru daripada membuat projek baru. Dasarnya sudah ada. Tinggal "diperbaiki". Sebagai contoh, salah satunya membuat instalasi distro ini lebih "ramah". Kan semakin banyak developer semakin baik donk projeknya. Sekian........ dan kalau memang mesti membuat projek baru, menurut saya basis Debian lebih bagus karena distro turunan Debian lebih populer daripada distro turunan lainnya. Knoppix, Gnoppix, Linspire, Xandros, Mepis, Libranet. > > -- > fade2bl.ac -- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

