On Sen, 2004-06-21 at 07:05, Akbar wrote:
> On Sun, 2004-06-20 at 21:21, I Gede Wijaya S wrote:
> > On Sun, Jun 20, 2004 at 05:22:01PM +0700, Akbar wrote:
> > > On Sun, 2004-06-20 at 10:19, Frans Thamura wrote:
> > > > Saaa lihat screen capture MicroStarOffice terutama di icon titlebarnya
> > > > adalah icon OpenOffice.
> > > > 
> > > > Saya jadi kepikiran, MSO ini adalah OpenOffice yang dicomemrcialisasi.
> > > Masalahnya microstar ini adalah program yang dibuat dari scratch atau
> > > based on openoffice.org. Kalau dari scratch, kenapa kok bisa kebetulan
> > > pakai java vm yang juga dipakai openoffice.org. Terus kalau dari
> > > scratch, kenapa user interface-nya bisa kebetulan sama dengan
> > > openoffice.org. Kalau alasannya biar programnya lebih user friendly (
> > > maka dari itu sengaja dimiripin dengan office yang sudah beredar di
> > > pasaran ), kenapa tidak dimiripin dengan user interface microsoft office
> > > yang lebih banyak dipakai orang daripada openoffice.org. Saya curiga
> > > program ini sebenarnya based on openoffice.org ( bukan dari scratch )
> > > terus ditambahi sana sini. Bukankah ini ilegal karena openoffice.org itu
> > > adalah opensource dan microstar ini adalah closed source....

------>>>>>> Open Office sendiri berasal dari Paket office komersil Star
Office , dan Star Office adalah Closed Source.

------->>>>>> Oleh karena itu saya kurang suka Lisensi OpenSource
{karena lisensi ini mencurigakan dan lebih berorientasi kpd kualitas
program yg buntut-buntutnya ke arah bisnis dan bukanlah Kebebasan yg
sering kita sebut-sebut sbg FREE } , saya lebih mendukung lisensi GPL.

> > Apakah bisnis model beginian bisa jalan yah di Indonesia.
>
> Bisnis yang mengambil kode dari opensource, terus dibuat closed
> source???? Semoga tidak!!!!
>

------->>>>>>> Coba anda pikirkan , meskipun dapat dibuat closed source
, apakah program komersial ini dapat bertahan ?? drpd membayar 400 rb
konsumen lebih memilih gratis kan ?? kalo programnya benar-benar
berkualitas , mungkin bisa bertahan , kalo tidak ??; suatu fakta bahwa
program closed source akan memiliki banyak bug , dan sulit untuk bisa
benar-benar berkualitas dibandingkan dengan program OpenSource/GPL;
bisa-bisa bisnis seperti ini malah bikin bangkrut.

agung

http://openuxindo.org
http://groups.yahoo.com/group/newbie_linux



-- 

Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]

Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke