Sedikit sharing juga.

Kalo ditempat saya dahulu kasusnya sederhana. Waktu infolinux datang untuk
wawancara, hal tersebut adalah kepada pribadi yang bersangkutan.

Ada lagi yang waktu itu mau datang untuk wawancara IT system di kantor
saya. Tentunya bukan dari Infolinux. Karena hal ini menyangkut nama
kantor, saya harus rembug dulu ke yang lebih atas. Akhirnya kami
menggundurkan diri untuk diwawancarai dengan alasan kantor kami sedikit
mengurangi ekspos di media-massa.

Yang penting, memang setiap media harus konfirmasi dahulu apakah boleh:
1. Wawancara (Siapa yang akan diwawancara, kapan, menggunakan apa)
2. Mengambil foto (Siapa yang akan difoto, lokasinya dimana, dsb)
3. Tujuan wawancara
4. Hasil wawancara harus ditunjukkan ke pada objek wawancara dan harus
melalui proses persetujuan.
5. Baru boleh naik cetak.


On Wed, 14 Jul 2004, Rusmanto wrote:

> Saya buat thread baru....
> yang sebenarnya hanya curhat :)
>
> Saya sudah 2 kali dibuat sangat kecewa,
> dan banyak kali sedikit kecewa (memaklumi),
> sama perusahaan pengguna linux
> yg tidak mau diberitakan di majalah :(
>
> 2 perusahaan itu (namanya off the record)
> membatalkan sepihak artikel dan foto-foto yg akan
> kami muat, dg alasan tidak jelas.
> Padahal ada yg sudah mau naik cetak,
> dan isinya biasa saja (tidak fulgar seperti
> kalau saya ngomong di kelas atau seminar...hehehe).
>
> Dugaan saya, takut ketahuan masih pakai bajakan :)
> Padahal belum ada perusahaan diaudit/diperiksa
> karena muncul di majalah infolinux (setahu saya).
> Dugaan lain, gengsi turun kalau bisnis pakai linux :)
> Maaf kalau dugaan saya salah.
>
> Mohon pencerahan teman-teman.
> Rus
>
>
>

thx
.dave

Proud Debian User
Registered Linux User # 336244
Website http://www.davidsudjiman.info

-- 
Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis.php

Kirim email ke